Persaingan di pasar mobile memang sangat tinggi. Tidak heran jika persaingan tersebut mulai memakan korban. Setelah sebelumnya Texas Instrument (TI) yang mengumumkan untuk mundur, kini giliran produsen prosesor lainnya, yakni ST-Ericsson.

Perusahaan yang merupakan hasil kerjasama antara StMicroelectronics dan Ericsson ini tengah mengalami krisis yang cukup parah. Dan hal tersebut membuat pemilik perusahaan ini memutuskan untuk segera melego perusahaan ini ke pihak yang berminat.

Mereka pun akan mencoba untuk mencari buyer potensial selama tiga bulan mendatang. Sebagai informasi, ST-Ericsson tidak pernah memperoleh keuntungan semenjak pendiriannya pada tahun 2008. Jadi tidak mengherankan kalau perusahan ini kolaps.

Ditambah pasar prosesor mobile kini tengah dikuasai oleh tiga perusahaan besar, yakni Qualcomm, NVidia serta Samsung. Salah satu pelanggan besar dari ST-Ericsson sendiri adalah Nokia. Namun, order dari Nokia dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan.

(Via Unwiredview)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here