Sebagai sarana berbagi video yang terbilang lengkap, YouTube termasuk salah satu situs yang menjadi destinasi para peselancar di dunia maya. Bahkan kepala negara di beberapa negara menggunakan YouTube sebagai sarana informasi kegiatan pemerintah yang sekarang. Seperti salah satunya yang kita kenal adalah kanal YouTube presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.

Kim Jong-un (Gambar: Getty Images)

Tak hanya Indonesia, pemerintah Korea Utara pun juga memiliki kanal YouTube dalam menginformasikan kegiatan sehari-hari. Namun nampaknya hal tersebut tidak akan berjalan lagi, karena akun pemerintah Korea Utara dengan kanal Korean Central Television tersebut telah diblokir.

Seperti yang kami kutip dari Digital Trends, pada saat hendak membuka kanal milik pemerintahan Kim Jong-un tersebut disebutkan “This account has been terminated for violating YouTube’s Community Guidelines”. Penyebab pemblokiran tersebut adalah aksi lanjutan dari sanksi Propaganda and Agitation Departement oleh United States Treasury Departement pada bulan Maret lalu. Diduga pemerintah Korea Utara mengendalikan penuh berbagai media yang ada di negara tersebut, termasuk kanal YouTube Korean Central Television.

Kanal YouTube Korean Central Television bisa dikatakan sangat aktif karena setidaknya setiap hari selalu mengunggah video baru. Bahkan tak jarang juga video yang diunggah juga mengundang kontroversi, seperti video pengujian nuklir yang dilakukan pada Januari lalu. Bahkan yang terakhir juga video mengenai pengujian bom hidrogen yang disebutkan berjalan dengan lancar.

Kira-kira bagaimana ya reaksi pemerintah Korea Utara mengenai aksi yang dilakukan oleh pihak YouTube ini? Apakah Kim Jong-un bakal turun tangan secara langsung menghadapi YouTube?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here