Publisher game Blizzard menuai kontroversi terkait produk game terbarunya, Overwatch. Salah satu karakter dalam game berbasis multiplayer first-person shooter tersebut dianggap sebagai bentuk penistaan terhadap agama Hindu. Karakter yang dimaksud adalah sosok Symmetra.

Pimpinan komunitas pemeluk agama Hindu di Amerika, Rajan Zed mengungkapkan kalau sosok Symmetra di game Overwatch mempunyai kemiripan dengan sosok Dewi menurut kepercayaan agama Hindu. Kemiripan tersebut terlihat pada warna kulit biru yang dimiliki oleh karakter Symmetra.

overwatch

Sosok Dewi, menurut Zed, merupakan sosok yang menjadi sesembahan pemeluk Hindu di kuil dan rumah. Dewi bukanlah sosok yang bisa dikontrol dengan menggunakan keyboard, joystick atau sejenisnya. Dan hal ini, dianggapnya sebagai salah satu pelecehan terhadap agama Hindu.

Karakter Symmetra dalam game Overwatch
Karakter Symmetra dalam game Overwatch

Pihak Blizzard belum memberikan keterangannya terkait aksi protes yang dilakukan oleh Zed ini. Namun di waktu yang bersamaan, ternyata aksi protes ini tak sepenuhnya mendapatkan dukungan, utamanya dari para sesama pemeluk agama Hindu. Seorang gamer India bernama Rohan Mondal seperti dikutip dari Kotaku menuliskan kalau Blizzard seharunya tidak perlu memperhatikan ocehan seorang Zed. Bahkan protes itu dianggapnya sebagai tindakan yang tak masuk akal.

Menariknya, aksi protes yang dilakukan Zed bukanlah kali pertamanya. Dia pun pernah melakukan aksi serupa terhadap game Shin Megami Tensei IV Final yang dianggap mempunyai karakter mirip dengan Krishna. Selanjutnya, dia juga pernah meminta publisher game MOBA berjudul Smite menghapus tiga karakter, yakni Agni, Kali dan Vamana. Tak hanya itu, dia juga pernah meminta Sony untuk menghapus game Hanuman: Boy Warrior dari konsol game PS2.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here