Kebijakan penerapan fair usage policy (FUP) oleh PT Telekomunikasi Indonesia terhadap para pelanggan Indihome diklaim tidak akan berpengaruh banyak. Terlebih pihak Telkom mengatakan kalau selama ini tingkat konsumsi data para pelanggan Indihome masih di bawah 300GB. Bahkan mereka mengatakan kalau 99 persen pelanggan Indihome tak akan dirugikan kebijakan FUP.

Indihome

VP Corporate Commnication PT Telekomunikasi Indonesia Arif Prabowo seperti dikutip dari Kompas Tekno mengatakan kalau 99 persen pengguna Indihome tak akan memperoleh pengaruh signifikan terhadap kebijakan FUP atau kuota ini. Dia mengatakan kalau selama ini rata-rata konsumsi data pengguna Indihome masih di bawah batas kuota 300GB.

Sebagai catatan, penetapan kuota 300GB merupakan data yang dipakai oleh pelanggan Indihome selama satu bulan. Untuk mengahabiskan kuota tersebut, pelanggan Indihome paling tidak setiap hari harus menggunakan data sebesar 10GB. Dan, setelah melewati batas kuota, pengguna Indihome pun masih tetap bisa internetan dengan kecepatan sebesar 7,5Mbps. Begitu pula pada saat mencapai batas kuota kedua di 400GB, terdapat penurunan kecepatan menjadi 40 persen dari kecepatan awal.

Setidaknya terdapat dua alasan kenapa Telkom menetapkan kebijakan kuota. Pertama, karena adanya pelanggan Indihome heavy user yang mengunduh film dan game secara terus-menerus. Dan yang kedua, mereka mengatakan kalau ada sebagian pelanggan Indihome yang menjual kembali layanan internet ke pihak lain.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here