Akhir-akhir ini sepertinya raksasa software, Microsoft sangat gencar mencaplok startup yang bergerak dibidang software, khususnya yang memiliki teknologi kecerdasan buatan. Setelah sebelumnya mengakuisisi Wunderlist, kini giliran SwiftKey yang dilaporkan telah mereka akuisisi.

swiftkey-flow-keyboardLaporan akuisisi ini pertama kali dibocorkan oleh The Financial Times. Microsoft membeli SwiftKey dengan mahar sekitar US$250 juta atau sekitar 3,4 triliun Rupiah. Namun angka tersebut saat ini masih menjadi angka perkiraan saja, karena pihak Microsoft sendiri belum menyampaikan komentarnya terkait hal ini.

Jika kabar ini memang benar, maka mengakui sisi SwiftKey merupakan langkah yang baik bagi Microsoft. Seperti yang kita ketahui, keyboard ini merupakan keyboard pihak ketiga yang punya reputasi baik dan cukup populer bagi pengguna Android maupun iOS.

Namun rumor ini cukup mengejutkan, pasalnya Microsoft telah memiliki keyboard sendiri bernama Word Flow yang digadang-gadang sebagai papan ketik virtual terbaik saat ini. Diduga alasan Microsoft mencaplok SwiftKey karena menginginkan algoritma yang dimiliki keyboard tersebut.

Microsoft tertarik dengan penelitian terkait dengan kecerdasan buatan yang bernama SwiftKey Neural. Disebutkan kecerdasan buatan tersebut bisa mengerti dan meniru cara kerja otak manusia saat akan memberikan prediksi kata.

Berbekal algoritma tersebut, SwiftKey bisa memprediksi apa yang akan pengguna ingin tulis, kemudian aplikasi ini akan memberikan pilihan sugesti lengkap yang sekiranya akan ditulis oleh pengguna.

Kecanggihan algoritma yang miliki oleh SwiftKey tampaknya bakal memuluskan rencana perusahan dengan kecerdasan buatan yang sedang dikembangkan oleh Microsoft untuk smartphone. Tak hanya bermanfaat bagi smartphone saja, teknologi tersebut juga dapat diaplikasikan pada produk lain, seperti Microsoft Office, dan Outlook.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here