DJI terkenal sebagai produsen drone canggih yang sudah mengusung fitur lengkap. Bisa kita lihat pada drone DJI Phantom yang dibekali dengan kamera mumpuni, dimana kamera tersebut mampu merekam video hingga beresolusi 4K. Namun kamera yang dimiliki oleh Phantom masih kalah jika dibandingkan dengan kamera medium-format buatan Hasselblad yang memiliki kemampuan sangat mumpuni.

DJI-Combo-Set-on-black

Kedua perusahaan itu memang memiliki kelebihan pada masing-masing bidang, yakni DJI dengan drone dan Hasselblad dengan kameranya. Lalu bagaimana jika kedua perusahaan berkolaborasi? Kerjasama kedua perusahaan ini menghadirkan sebuah produk bernama DJI M600 Pro.

Itu adalah sebuah drone yang dilengkapi dengan kamera medium-format Hasselblad H6D-100C melalui gimbal Ronin-MX, yang membuat perpaduan ini menjadi superior. Kamera Hasselblad H6D-100C sendiri memiliki sensor CMOS beresolusi 100MP. Kamera ini diklaim dapat menangkap detail yang maksimal, baik di kondiri berbayang maupun saat silau. Kamera tersebut juga memiliki kemampuan merekam video 4K dalam format RAW atau H.264. Format tersebut lebih kompatibel untuk program editing video.

H6D-on-Gimbal

Sementara drone M600 Pro memiliki enam buah rotor, dimana sudah dibekali juga dengan fitur anti debu. Sistem navigasi drone ini juga sudah mumpuni, dengan proses  mengunci posisi secara tiga dimensi. Hal yang perlu dicatat, ketiganya bukanlah produk baru. Baik drone, kamera, maupun gimbal sudah pernah diumumkan sebelumnya.

Sayangnya harga untuk drone DJI M600 Pro ini belum diumumkan, namun bisa diperkirakan jika harganya akan sangat fantastis. Jika kita menghitung secara terpisah, diketahui harga drone M600 Pro $5.000 (Rp67 jutaan), gimbal Ronin MX $1.600 (Rp21 jutaan), dan kamera Hasselblad H6D-100C body-only seharga $33.000 (Rp 440 jutaan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here