Saat ini MediaTek menjadi produsen chipset terbesar kedua di dunia setelah Qualcomm, dimana sebagian besar smartphone Android kelas entry-level dan mid-range yang beredar di pasaran menggunakan chipset dari MediaTek. Sementara Google telah mengumumkan Android Go (edisi Oreo), MediaTek baru-baru ini secara resmi mendukung sistem operasi tersebut.

Tentu ini akan sesuai dengan pasar MediaTek, dimana sebagian besar smartphone yang menggunakan chipset MediaTek adalah kelas entry-level, yang memiliki RAM sekitar 1GB. MediaTek telah bekerja sama dengan Google untuk mengoptimalkan beberapa chipset miliknya untuk Android Go, sehingga memungkinkan produsen smartphone untuk dengan mudah menawarkan smartphone murah berbasis Android Go yang bisa bekerja secara optimal.

Beberapa chipset MediaTek yang siap untuk Android Go adalah chipset MediaTek kelas entry-level MT6739, MT6737, dan MT6580. Semua chipset tersebut memiliki prosesor quad-core, dimana ini bisa menjadi pesaing dari chipset Qualcomm Snapdragon 2xx.

Menurut MediaTek, smartphone Android Oreo (Go Edition) pertama yang didukung oleh chipsetnya akan diluncurkan di seluruh dunia mulai kuartal pertama 2018. Sebagian besar handset ini akan tersedia di pasar seperti India, Asia Tenggara, Timur Tengah & Afrika, dan Amerika Latin, dimana smatphone entry-level masih diminati.

Sebelum MediaTek, Qualcomm terlebih dahulu menjanjikan dukungan untuk Android Go. Dengan adanya dukungan dari dua produsen chipset utama, tampaknya bakal banyak smartphone entry-level yang didukung Android Go di tahun 2018 mendatang. Tentu ini merupakan kabar baik bagi mereka yang berkantong terbatas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here