Pemecatan hubungan kerja (PHK) karyawan perusahaan elektronik nampanya menjadi tren pada tahun ini. Beberapa perusahaan produsen handphone tercatat melakukan hal tersebut. Di antaranya adalah Research in Motion (RIM), Nokia dan yang terbaru adalah Motorola Mobility.

Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat tersebut berencana untuk melepas seperlima dari total karyawannya di seluruh dunia. Dengan jumlah total pegawai 20.000 orang, Motorola akan merumahkan sekitar 4.000 orang. Menurut AllThingsD, yang menjadi korban PHK Motorola adalah para pekerja yang berada di luar Amerika Serikat.

Langkah Motorola tidak hanya berhenti di situ. Mereka juga dilaporkan akan melakukan penutupan terhadap beberapa fasilitas milik perusahaan. Dengan melakukan penutupan fasilitas tersebut, pihak Motorola diharapkan bisa berfokus di fasilitas lainnya, seperti Sunnyvale, California, Chicago dan Beijing.

(Via Softpedia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here