Google telah secara resmi melego Motorola Mobility ke tangan Lenovo dengan banderol sebesar 35 triliun rupiah. Proses akuisisi tersebut pun dibarengi dengan 2000 paten yang dimiliki oleh Motorola. Meskipun begitu, deal antara kedua perusahaan tersebut ternyata tak meliputi proyek smartphone modular Ara.

proyek ara

Tim yang tergabung dalam kelompok Advanced Technology and Product masih menjadi bagian dari Google. Tim inilah yang bekerja keras untuk mewujudkan keberadaan smartphone modular. Dengan begitu, proyek Ara masih akan terus dikembangkan oleh Google.

Proyek Ara sendiri merupakan sebuah proyek pengembangan sebuah smartphone modular. Smartphone dalam proyek ini bisa diotak-atik sesuai dengan keinginan pemiliknya. Ide smartphone modular tersebut pun diambil dari sebuah PC, di mana pemiliknya bisa melakukan upgrade CPU, baterai, kamera dan sebagainya tanpa harus membeli sebuah smartphone secara utuh.

Proses akuisisi yang dilakukan oleh Lenovo terhadap Motorola ini pun merupakan salah satu rencana perusahaan asal Cina itu untuk bisa melakukan penetrasi ke pasar Amerika Serikat. Dengan mengusung merek dagang Motorola, mereka pun bisa lebih menarik minat para konsumen Amerika.

via Liliputing