(Kredit: The Verge)

Kemarin banyak laporan yang mengatakan jika OnePlus memanipulasi benchmark OnePlus 5 agar dapat mencetak skor tinggi. Laporan tersebut berasal dari XDA Developer yang menuding OnePlus 5 mengirimkan unit yang telah dimanipulasi. Kini pihak OnePlus telah bersuara dan membantah semua tudingan tersebut.

(Kredit: The Verge)
(Kredit: The Verge)

Bantahan tersebut disampaikan tegas oleh Co-Founder OnePlus, Carl Pei. Bantahan tersebut berisi keterangan jika OnePlus 5 menjalankan OxygenOS yang berbasis Android 7.1.1 Nougat. OS kustom tersebut mampu meningkatkan performa Snapdragon 835 secara signifikan dan hal yang sama berlaku ketika perangkat tersebut menjalankan game 3D atau aplikasi yang berat sekalipun.

Carl Pei juga menambahkan, bahwa ia membuat perangkat yang telah dirancang secara otomatis akan menghasilkan performa tinggi saat menjalankan aplikasi berat, termasuk aplikasi benchmark. Hal tersebut untuk memastikan bahwa OnePlus 5 mampu menangani perpindahan antara tugas-tugas secara halus dan memberikan kinerja yang optimal.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan tidak menurunkan resolusi layar atau clockspeed chipset Snapdragon 835, namun jika ponsel mendeteksi aplikasi benchmark, maka ia akan memberikan performa terbaiknya. Untuk tudingan unit yang dikirim adalah unit yang telah dimanipulasi, Pei juga membatahnya. Menurutnya, semua unit yang dibuat memiliki kode yang sama, sehingga perusahaan tidak akan melakukan kecurangan.

Menurut Pei, hasil benchmark sebuah smartphone juga tidak berarti kinerjanya di dunia nyata selalu baik. Namun kebanyakan orang melihat skor benchmark sebagai patokan bagaimana kinerja sebuah smartphone, dimana smartphone yang memiliki skor tertinggi dianggap yang terbaik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here