Mengirim barang ke daerah yang sulit  dan tidak terjangkau ataupun berbahaya akibat konflik tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi penyedia layanan ekspedisi. Dan agar barang yang dikirim dapat sampai dengan selamat di tempat tujuan, kiranya perlu dicarikan solusi alternatif yang tepat untuk itu.
drone pengiriman barang
Terkait hal itu, Advanced Tactics yang tidak lain adalah sebuah perusahaan kedirgantaraan yang berbasis di Southern California yang mengkhususkan diri dalam penelitian dan pengembangan generasi militer dan teknologi kendaraan komersial, baru-baru ini dikabarkan telah berhasil mengembangkan sebuah kendaraan tak berawak (drone) Panther sUAS Air / Ground Robot, yang siap membantu memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi banyak pekerjaan, baik itu perorangan ataupun perusahaan sekalipun.

Drone ini dirancang untuk bisa menyusuri jalan darat dan juga menggunakan jalur udara atau terbang selama melakukan tugasnya. Selain dapat memperkecil resiko pengiriman yang terjadi, penggunaan drone ini juga bisa menghemat waktu, tenaga, dan biaya.

Untuk kemampuan daya angkutnya, drone Panther ini kabarnya hanya sanggup membawa barang kiriman seberat 6,8 kg saja. Sedangkan untuk kemampuan jarak tempuhnya sendiri, drone ini konon hanya memiliki jangkauan terbatas yakni sejauh 10 mil atau sekitar 16,09 km saja. Meski memiliki kemampuan terbang selama 5-10 menit, namun sayangnya kisaran jarak tempuh terbangnya sendiri tampaknya tidak disebutkan di sini.

Sementara demi mengoptimalkan pengoperasian pada perangkat, pengguna diperbolehkan menambahkan fitur kamera dan layar video untuk telepresence, atau bahkan sensor sekalipun seandainya pengguna ingin menggunakannya untuk membantu pekerjaan yang berkaitan dengan proyek-proyek alam atau konstruksi. Tak hanya itu saja, pengguna bahkan juga dapat menambahkan lengan robot pada drone yang akan dipergunakan untuk mengambil sampel atau membongkar persediaan.

Perihal ketersediaan dan harga perangkat, drone Panther ini kini sudah mulai dipasarkan di kawasan Amerika Serikat dan sekitarnya seharga US $ 2495 atau sekitar 33,24 jutaan rupiah per unitnya sudah termasuk diskon yang berlaku hingga 5 April 2017 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here