BlackBerry saat ini telah secara resmi dipimpin oleh Fairfax Financial sebagai pemegang saham terbanyaknya. Hal tersebut pun menutup kemungkinan ketertarikan beberapa perusahaan besar dunia lainnya terhadap BlackBerry. Namun terdapat beberapa cerita menarik yang terkuak ke publik terkait langkah akuisisi BlackBerry.

Salah satunya adalah adanya usaha penghadangan pemerintah Kanada terkait langkah akuisisi BlackBerry oleh Lenovo. Langkah tersebut dilakukan oleh pemerintah Kanada karena terkait masalah keamanan negara. Pemerintah Kanada pun mengkhawatirkan jika adanya campur tangan perusahaan asal Cina tersebut dalam infrastruktur jaringan telekomunikasi di Kanada.

Dan karena adanya campur tangan dari pemerintah Kanada tersebut, pihak BlackBerry pun tidak pernah mengindahkan penawaran akuisisi dari Lenovo. Terlebih BlackBerry mengoperasikan jaringan komunikasi milik pemerintah dan segmen bisnis. Dengan adanya fakta tersebut, terdapat kekhawatiran akan adanya campur tangan pemerintah Cina melalui Lenovo.

Dikutip dari Phonearena, Lenovo sebenarnya sangat menginginkan untuk mengakuisisi BlackBerry. Bahkan perusahaan produsen PC terbesar dunia ini siap menggelontorkan dana miliaran dolar Amerika untuk membeli BlackBerry.

via Phonearena

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here