Ray Tomlinson (Kredit: The Verge)

Di era digital saat ini, peran email sudah menjadi kebutuhan banyak orang terutama untuk keperluan bekerja atau bisnis. Bahkan sebuah smartphone mewajibkan pengguna memiliki email untuk dapat mengakses semua fitur yang terdapat pada smartphone, salah satunya toko aplikasi. Jadi hampir semua dari kita tak lepas dari peran email.

Ray Tomlinson (Kredit: The Verge)
Ray Tomlinson (Kredit: The Verge)

Programer terkenal yang juga sebagai penemu sistem email, Ray Tomlinson telah meninggal dunia di usianya yang ke 74 tahun. Kematian Tomlinson diduga kuat karena ia mengalami gagal jantung, yang mengakibatkan ia harus merenggut nyawa di kediamannya, di Cambridge.

Kembali ke tahun 1971, Tomlinson pertama kali menciptakan sistem email selama hari APRANET. Sistem yang ia buat memungkinkan email untuk dikirim antara host yang berbeda, yang sebelumnya email hanya bisa dikirim ke orang-orang yang menggunakan komputer yang sama. Untuk mencapai hal ini, Tomlinson menggunakan simbol “@” untuk memisahkan pengguna dari mesin, dan simbol yang masih digunakan hingga saat ini tidak hanya untuk email saja.

Dalam sebuah wawancara dengan The Verge pada tahun 2012 yang lalu, Tomlinson mengatakan jika ia merasa bahwa email adalah cara yang lebih baik untuk meninggalkan pesan tidak seperti telepon yang mengharuskan seseorang untuk berada di ujung yang lain pada waktu yang sama, dan tidak semua orang memiliki mesin penjawab.

“Semua orang memiliki ide yang bisa Anda tinggalkan pesan di komputer. Sebagai jaringan yang sedang tumbuh dan semua pertumbuhan dipercepat, itu menjadi alat yang sangat berguna: ada jutaan orang yang bisa berpotensi dicapai ” kata Ray Tomlinson sebagaimana yang dikutip dari Ubergizmo, Senin (7/3/2016).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here