Salah satu tantangan dalam mengendarai mobil adalah kemampuan sang pengemudi untuk bisa mengantisipasi sesuatu yang tak terlihat, seperti seseorang yang tiba-tiba saja berlari keluar dari balik pohon dan muncul di jalan. Namun bagaimanakah kiranya kalau ada kamera yang terpasang di mobil yang entah bagaimana bisa melihat benda tersembunyi? Ya, berkat algoritma pintar yang dikembangkan oleh para periset dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory (CSAIL), kabarnya kini ada kamera yang dapat mendeteksi orang dan sesuatu yang tersembunyi di balik tikungan.

Implikasi dari teknologi ini melampaui kendaraan otonom dan memasuki berbagai bidang, termasuk situasi tanggap darurat. Dibandingkan Anda harus terlebih dulu menelusuri medan tanpa mengetahui apa yang mungkin ditemukan di sisi lain dinding atau bangunan, kamera yang bisa ‘melihat’ di sekitar tikungan tentunya sangat dibutuhkan mengingat bisa memberi informasi penting tentang medan yang ada, bersama dengan siapa dan berapa banyak orang yang berada di sisi lain.

Teknologi nifty ini meneliti refleksi cahaya untuk mengurai bersama sebuah adegan. Katakanlah Anda berjalan menyusuri lorong berbentuk L dan ada dinding penghalang antara Anda dan beberapa benda di sekitar sudut. Benda-benda itu mencerminkan sejumlah kecil cahaya di tanah, menciptakan bayangan kabur yang disebut “penumbra.” Dengan mata telanjang, tidak banyak yang bisa dilihat. Tapi dengan menggunakan video penumbra, algoritma “CornerCameras” kabarnya sanggup menampilkan sekumpulan gambar satu dimensi untuk mengungkapkan informasi tentang apa yang ada di sisi lain.

Menurut seorang penulis utama makalah tentang sistem tersebut yang bernama Katherine Bouman SM, PhD, meskipun benda-benda itu tidak benar-benar terlihat oleh kamera, namun pada dasarnya masih dapat terlihat bagaimana gerakannya mempengaruhi penumbra untuk menentukan di mana posisinya berada dan ke mana perginya. Dengan cara ini, dinding dan penghalang lainnya yang memiliki tepian dapat dimanfaatkan sebagai” kamera “alami yang dapat mengungkapkan pemandangan tersembunyi di luar jangkauan.

Sedangkan hal yang membanggakan tentang teknologi ini adalah tidak memerlukan peralatan mahal atau memproyeksikan cahaya ke ruang yang ada. Teknologi ini memungkinkan penggunaan kamera smartphone biasa, yang mengakomodir berbagai situasi pencahayaan apapun, baik indoor maupun outdoor, entah itu cerah atau hujan.

Ada beberapa keterbatasan, seperti lingkungan dimana tidak ada pencahayaan sama sekali atau dimana pencahayaan yang selalu berubah-ubah, seperti yang bisa terjadi saat awan bergerak melintasi sinar matahari. Tapi secara keseluruhan, hal ini adalah teknologi yang menjanjikan dengan aplikasi potensial dalam berbagai situasi, seperti membantu pengemudi berkendara di jalan yang berliku-liku, membantu tim SAR menemukan orang-orang yang tersesat, membantu pemadam kebakaran untuk mendeteksi orang-orang yang terjebak di dalam gedung yang terbakar, dan masih banyak lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here