You are currently viewing Perangi Kabar Hoax, Kominfo Ingin Batasi Satu Akun Medsos untuk Satu Orang

Perangi Kabar Hoax, Kominfo Ingin Batasi Satu Akun Medsos untuk Satu Orang

Satu hal yang kerap membuat kabar hoax tersebar dengan cepat adalah keberadaan para akun buzzer. Akun-akun tersebut kebanyakan adalah akun palsu yang menggunakan foto dan identitas milik orang lain. Mayoritas foto yang dipakai adalah foto wanita cantik, dan bertujuan untuk memperoleh banyak follower.

facebook-filters-800x581

Hal ini pun sepertinya menjadi perhatian Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Samuel Abrijani yang menjabat sebagai Dirjen Aptika Kominfo mengungkapkan kalau pemerintah ingin membatasi pemakaian akun di media sosial. Pihaknya pun berkeinginan untuk membatasi pemakaian satu akun untuk satu orang

Kebijakan terkait hal ini tengah diwacanakan di internal Kominfo. Caranya, dengan menggunakan sertifikat identitas digital yang mereka sebut dengan nama Certificates Authority (CA). Dengan adanya sertifikasi ini, satu orang bakal tidak bisa memiliki lebih dari satu akun di sebuah platform media sosial. Samuel seperti dikutip dari Detik mengungkapkan, wacana ini diterimanya setelah melakukan pertemuan dengan pihak Twitter.

Program sertifikasi identitas digital, ternyata sudah cukup lama dilakukan oleh Kominfo, tercatat sejak tahun 2016. Untuk memperoleh sertifikat tersebut, seseorang pun harus melampirkan berbagai data terkait, termasuk di antaranya adalah identitas diri dan perlu dilakukan proses verifikasi. Adanya sertifikasi ini pun bakal memberikan kenyamanan dalam berbagai jenis transaksi online, mulai dari belanja, pembelian token, dan lain-lain.

(BHK)

Imam Baihaki

Penulis lepas di BTekno sekaligus pemilik dua handphone Nokia yang suka jalan-jalan.

Leave a Reply