Kehadiran Nokia 6 tampaknya memang berhasil menarik perhatian banyak kalangan. Lisensi brand Nokia kini dipegang oleh HMD Global, dimana smartphone Android pertama milik perusahaan ini hanya dijual di pasar Cina. Perusahaan menggandeng e-commerce Jing Dong (JD.com) untuk mendistribusikan Nokia 6.

Nokia 6

Ya, Nokia 6 saat ini masih eksklusif untuk pasar Cina, dimana portal resmi untuk mendapatkan Nokia 6 hanya dari JD.com, karena Nokia 6 hanya dijual secara online dalam sistem flash sale. Namun baru-baru ini muncul kabar bahwa Nokia 6 dijual di negara lain. Unit Nokia 6 varian warna putih tiba-tiba muncul di Lazada Filipina, dimana hal ini menimbulkan spekulasi bahwa HMD global hendak memasarkan Nokia 6 di luar Cina.

Namun hal tersebut segera ditepis oleh Direktur Komunikasi HMD global, dimana ia membantah keberadaan unit Nokia 6 varian warna putih. Selain itu, petinggi di HMD globlal juga menambahkan bahwa hingga saat ini perusahaan belum sekalipun mengadakan acara peluncuran di negara lain, terutama Filipina. Diketahui bahwa penjual yang menyediakan unit Nokia 6 menyediakan unit smartphone tersebut secara tidak resmi.

Hal unik lainnya, pada foto promosi di e-commerce tersebut, Nokia 6 juga hanya tampil dalam varian warna putih saja. Tentu hal tersebut membingungkan, karena HMD global sendiri belum pernah mengumumkan varian warna putih. Di negeri tetangga itu, Nokia 6 masih dibanderol dengan harga 18.590 Peso atau setara dengan Rp5 jutaan. Itu merupakan harga yang mahal, mengingat Nokia 6 memiliki harga resmi Rp3,2 jutaan.

Baru-baru ini Nokia 6 juga muncul di beberapa e-commerce Indonesia, namun sama halnya dengan di Filipina, unit Nokia 6 yang muncul di situs jual beli online Indonesia itu sama-sama tidak resmi atau ilegal.

Baca Juga: Beli Nokia 6 di Toko Online? Awas, Belum Saatnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here