Presiden RI, Joko Widodo kunjungi Silicon Valley untuk bahas sejumlah investasi di Indonesia (Kredit: Dreamersradio)

Untuk pertama kalinya, Presiden RI, ┬áJoko Widodo akan menyambangi lembah silikon atau Silicon Valley dimana tempat tersebut merupakan markas besar raksasa teknologi seperti Google, Micosoft, dan lain-lain. Kunjungan Presiden RI ini akan dimulai pada tanggal 25 – 30 Oktober mendatang, dengan agenda membahas sejumlah investasi bidang teknologi di Indonesia.

Presiden RI, Joko Widodo kunjungi Silicon Valley untuk bahas sejumlah investasi di Indonesia (Kredit: Dreamersradio)
Presiden RI, Joko Widodo kunjungi Silicon Valley untuk bahas sejumlah investasi di Indonesia (Kredit: Dreamersradio)

Seperti yang silansir dari Reuters, Kamis (15/10/2015), kunjungan presiden Joko Widodo akan berlangsung selama lima hari di kota Washington dan San Fransisco dengan agenda membahas investasi teknologi serta membangkitkan ekonomi untuk wilayah Asia Tenggara.

Presiden Jokowi sendiri telah mengatur jamuan makan malam khusus untuk bertemu dengan CEO Apple, Tim Cook guna membahas investasi timah di Indonesia. Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan negara eksportir timah terbesar di dunia dan kepulauan Bangka Belitung yang menjadi wilayah tambang terbesar. Sedangkan Apple sendiri tertarik dengan industri timah, karena produk iPhone terbarunya menggunakan bahan timah untuk bahan casing-nya.

“Apple ingin berinvestasi dalam industri timah di Bangka-Belitung,” ujar Menteri Pertahanan, Luhut Pandjaitan, yang akan menemani Presiden Jokowi pada kunjungan ke Silicon Valley. “Mereka ingin mendapatkan timah langsung dari sumbernya.” tambahnya pada sebuah komentar.

Selain akan mengunjungi markas besar Apple, Presiden Jokowi juga akan bertemu dengan pimpinan perusahaan raksasa teknologi lainnya seperti Google, Facebook, dan Microsoft. Pada pertemuannya dengan petinggi Google, Jokowi akan membahas pembangunan infrastruktur pendukung distribusi jaringan internet ke wilayah Papua dan wilayah yang kurang mendapatkan akses internet lainnya menggunakan balon pintar milik Google.

Sementara kunjunganya dengan eksekutif Facebook dan Microsoft akan membahas kerja sama untuk mewujudkan kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, guna membangun pusat pendidikan teknologi yang akan menjadi pusat teknologi negara.

“Investasi di Indonesia, tetapi Investor juga harus menghormati peraturan di negara Indonesia,” kata Luhut. “Kami tidak ingin mengganggu kontrak yang ada. Tapi ketika kontrak berakhir, maka itu milik kita.” tambahnya pada sebuah wawancara yang diselenggarakan di kantornya.

Tak hanya itu saja, kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat juga bakal kunjungi petinggi perusahaan raksasa lain, seperti petinggi Freeport. Tak lupa pula, President Jokowi juga bertemu dengan presiden AS, Barack Obama, untuk membahas sejumlah konflik yang sedang terjadi, seperti ISIS, dll.

(RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here