Salah satu perusahaan besar asal Korea Selatan, yakni Pantech kini tengah mengalami krisis besar. Tak menutup kemungkinan kalau perusahaan yang dikenal sebagai produsen smartphone terbesar ketiga di negeri ginseng itu bakal mengalami kebankrutan.

Pantech saat ini tercatat mempunyai hutang ke beberapa perusahaan lokal setempat. Di antaranya adalah SK Telecom, KT serta LG uplus dengan total hutang mencapai angka 180 miliar won atau setara 2,055 triliun rupiah. CEO Pantech, Lee Joon-woo kepada para awak media mengatakan kalau perusahaannya tak akan bisa selamat dari kebankrutan kecuali jika mendapatkan program pertolongan.

Pantech-Vega-No.-6-2

Pihak perusahaan pun telah berusaha untuk mencari tambahan dana dari para investor. Sayangnya, langkah ini tidak bisa dilakukan karena kondisi yang tengah buruk. Lee mengatakan kalau posisi perusahaannya sekarang bisa saja terancam tutup dan akan mencemari brand Pantech. Oleh karena itu dia berharap agar ada pihak yang bersedia membantu dan memberikan kesempatan kepada Pantech untuk berjuang sekali lagi.

Jika Pantech menghilang dari pasar smartphone Korea Selatan, maka yang paling diuntungkan adalah Samsung dan LG. Selain itu, menurut kabar dari Korea Times, beberapa produsen smartphone luar seperti Micromax India dan Lenovo dari Cina mempunyai ketertarikan kepada Pantech. Namun hingga kini belum ada penawaran resmi yang diajukan oleh keduanya.

via Zdnet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here