Raksasa software Microsoft baru-baru ini dikabarkan akan segera memangkas jumlah karyawannya yang tersebar di berbagai belahan dunia. Langkah tersebut kabarnya untuk restrukturisasi demi bisa mempertahankan bisnis yang mereka jalankan.

Microsoft

Seperti yang dilaporkan TechCrunch, (3/7/2017), mereka kabarnya mendapatkan informasi dari sumber dalam industri, dimana rencana restrukturisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan angka penjualan produk-produk yang dikembangkan oleh Microsoft. Namun tampaknya tak cuma PHK saja, kabarnya ada beberapa langkah lanjutan yang bakal dilakukan oleh perusahaan Redmond ini. Salah satunya adalah menggabungkan unit usaha yang dimiliki oleh Microsoft saat ini.

Bisnis Cloud tampaknya akan menjadi salah fokus utama perusahaan dimana mereka akan menempatkan lebih banyak karyawan untuk bisnis ini. Sayangnya hingga kini belum ada keterangan resmi dari Microsoft terkait dengan rumor yang telah beredar ini. Sebelumnya sempat terjadi pergantian kepemimpinan di divisi sales dan marketing yang mengindikasikan akan adanya restrukturisasi.

Bahkan Microsoft telah sesumbar bakal melakukan PHK ke 2850 karyawannya pada tahun 2016 lalu. Raksasa software tersebut sebelumnya juga sempat mengumumkan akan melakukan PHK untuk 1850 karyawannya. Namun dari semua rencana tersebut belum ada satupun yang terjadi. Tetapi pada tahu 2015, Microsoft telah memangkas jumlah pegawainya sebesar 7.800 orang yang dibarengi dengan melepas bisnis Nokia yang tidak sesuai dengan ekspektasi perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here