Meskipun sudah beberapa bulan hadir di pasar Indonesia, Zenfone 2 masih menjadi sorotan para pengguna smartphone. Pasalnya, smartphone ini hadir dengan harga yang terjangkau tetapi dengan jeroan yang tak bisa dianggap remeh. Terlebih terdapat berbagai varian yang memudahkan para calon pengguna untuk menentukan varian mana yang cocok untuk aktifitas sehari-hari.

Kali ini kita mencoba me-review kasta tertinggi dari smartphone ini yang menggunakan prosesor dari Intel Atom Z3580 dengan kecepatan 2.3GHz, dan RAM sebesar 4GB. Penasaran? Langsung aja yuk.

Spesifikasi detail:

  • Jaringan dengan dukungan GSM, HSPA, dan 4G LTE
  • Dimensi keseluruhan, tinggi 152.5 mm, lebar 77.2 mm, ketebalan 10.9 mm dengan berat 170 g
  • Layar seluas 5.5 inci beresolusi 1920×1080, tingkat kerapatan 403 ppi, dengan teknologi IPS kapasitif yang dibalut dengan Corning Gorilla Glass 3 untuk memberikan perlindungan ekstra
  • Prosesor Intel Atom Z3580 berkecepatan 2.3GHz dan dibekali RAM 4GB dengan dukungan GPU dari PowerVR G6430
  • Kamera dengan resolusi 13MP dengan dua lampu flash LED untuk bagian belakang, dan 5MP untuk kamera depan
  • Kapasitas penyimpanan internal 32GB dan dapat ditambah dengan microSD hingga 64GB
  • Sistem operasi menggunakan Android Lollipop 5.0 dengan tampilan antarmuka ZenUI
  • Baterai Li-Po 3000mAh yang tidak dapat dilepas

Pada kemasan pembelian, kita akan disuguhkan dengan isi berupa smartphone Asus Zenfone 2, kartu garansi, buku petunjuk, kabel USB, dan kepala charger, sangat simpel.

Body

Menuju ke desain smartphone ini, sepertinya Asus tidak ingin menghilangkan ciri khas smartphone mereka. Hal ini nampak terdapat kemiripan pada seri pendahulunya. Seperti desain pada tombol navigasi yang terpisah dari layar. Selain itu juga logo Zenfone serta logo Intel yang letaknya masih sama seperti pendahulunya. Namun ada yang berbeda dengan seri sebelumnya, kali ini Asus memindahkan letak tombol volume yang semula di sisi kiri, sekarang berganti pada bagian belakang yang letaknya di bawah kamera. Sepertinya sedikit akan mengalami kesulitan bagi yang tidak terbiasa. Bahan yang digunakan pada cover belakang ini adalah plastik namun dengan balutan warna yang menarik, membuatnya tidak terkesan seperti cover plastik biasa.

zf2-4
Desain depan Asus Zenfone 2
zf2-7.1
Letak tombol volume yang berpindah ke sisi belakang diikuti dengan kamera 13MP di atasnya dengan dual flash LED
zf2-6
Logo Zenfone yang terletak di atas speaker

Pada sisi atas, kita temui jack audio 3.5mm yang bersebelahan dengan tombol power, sedangkan di sisi bawah dijumpai slot micro USB untuk melakukan transfer data secara nirkabel, berbarengan untuk mengisi daya pada smartphone ini.

zf2-3
Jack audio 3.5mm yang berada di sisi atas bersebelahan dengan tombol powe
zf2-1
Lubang micro USB yang berada di bawah dengan mikrofon di sampingnya

Bicara masalah bentuk, smartphone ini juga tidak berbeda dengan seri sebelumnya, hanya saja karena mengusung layar seluas 5.5 inci, membuat smartphone ini terlihat bongsor. Selain itu, dengan bentuk yang sedikit melengkung pada bagian belakang, menjadikan nilai tambah karena nyaman digenggam dengan mengikuti kontur telapak tangan.

zf2-5
Bagian belakang Zenfone 2

Layar

Membahas bagian layar, dengan mengusung layar seluas 5.5 inci dipadukan dengan resolusi FHD (1920×1080) menjadikan layar Asus Zenfone 2 ini nyaman dilihat dan memberikan warna yang lebih natural seperti. Apalagi sudah menggunakan teknologi IPS kapasitif dengan perlindungan oleh Corning Gorilla Glass 3, sehingga kita tidak perlu khawatir jika tergores uang koin atau kunci saat memasukan ke dalam saku. Selain itu, tingkat warna yang ditampilkan bisa diatur melalui aplikasi Splendid, dimana pada pengaturan ini Anda dapat menyesuaikan warna seperti apa yang ditampilkan atau lebih dominan, dengan mengatur color temperatur, hue, dan saturasi.

Tampilan aplikasi Splendid
Tampilan aplikasi Splendid

Antarmuka (UI)

Desain antarmuka pada smartphone ini masih sama, mengadopsi antarmuka dari Asus sendiri, ZenUI. Perubahan yang nampak pada ZenUI teranyar ini adalah, dengan perpaduan desain material yang diusung oleh Android versi 5.0 Lollipop, dipadukan dengan tampilan ZenUI yang colorful, menjadikan tampilan pada ZenUI versi teranyar ini nampak simpel namun tetap elegan.

Home screen ZenUI
Home screen ZenUI

Pada menu home screen, terdapat menu yang dapat diakses dengan cara disentuh dan tahan selama 3 detik pada layar yang kosong. Menu tersebut terdapat beberapa pengaturan seperti, tata letak aplikasi dan jalan pintas, widget, wallpaper, pergantian ikon, efek scrolling, tema, dan beberapa pengaturan lebih lanjut.

Pengaturan home screen
Pengaturan home screen

Untuk mengatur jumlah halaman pada home screen, dapat diatur dengan cara seperti zoom-out yang menggunakan dua jari. Selanjutnya kita akan dibawa pada beberapa halaman yang diperkecil, dalam tampilan ini, kita dapat menggeser halaman mana yang akan dijadikan sebagai home screen utama disusul dengan halaman lain yang dapat kita atur letaknya. Desain notifikasi pada ZenUI hampir mirip dengan kebanyakan smartphone lainnya yang telah menggunakan sistem operasi Android versi 5.0 Lollipop.

screenshot_2015-08-13-16-35-44
Notifikasi pada ZenUI Asus Zenfone 2

Hardware dan Performa

Bicara masalah performa, smartphone yang dibekali dengan SoC Intel Atom Z3580 berkecepatan 2.3GHz dipadukan dengan RAM 4GB. Tentu membuat smartphone ini dengan mudah menjalankan aplikasi secara multi-tasking tanpa harus khawatir terbebani oleh penggunaan RAM. Selain itu, dengan hadirnya GPU PowerVR G6430 yang ditanamkan pada smartphone ini membuatnya mampu memainkan game HD yang terbaru sekalipun dengan grafis yang menjanjikan.

Hasil AnTuTu Asus Zenfone 2
Hasil AnTuTu Asus Zenfone 2

Kamera

Dihadirkannya kamera berkekuatan 13MP serta dual flash LED, menjadikan berfotografi dengan smartphone ini sangat menyenangkan, terlebih terdapat beberapa pengaturan yang telah disediakan oleh Asus sendiri. Jika merasa tidak puas, Anda bisa mencoba dengan pengaturan manual sehingga sesuai dengan kebutuhan fotografi Anda. Untuk mode yang disediakan bisa dibilang lengkap, seperti HDR, Beautification, Super Resolution, Low Light, Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Removve dan All Smile. Untuk gambar yang dihasilkan sangat memuaskan, hampir mirip dengan warna aslinya.

Mode yang disediakan pada kamera belakang

screenshot_2015-08-12-15-08-41

rsz_screenshot_2015-08-14-14-37-28

screenshot_2015-08-12-15-09-36
Beberapa pengaturan kamera dan video

Bagi penggemar selfie, sepertinya smartphone ini menjanjikan kualitas gambar yang bisa dibilang cukup memuaskan di kelasnya. Dengan berbekal kamera 5MP untuk bagian depannya, menjadikan momen selfie Anda lebih menyenangkan ditambah dengan hadirnya mode-mode yang disediakan.

Kemampuan merekam pada smartphone ini terbilang bisa diandalkan, dengan resolusi maksimal 1920×1080 alias Full HD. Dengan kemampuan ini, bagi Anda yang suka mengabadikan melalui gambar bergerak, smartphone ini layak diperhitungkan.

Jpeg
Contoh hasil foto Zenfone 2

Gaming

Bagi para penggemar game, sepertinya harus berbangga hati. Karena pada saat kita melakukan pengujian, game HD yang kita mainkan dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala lagging. Ini semua berkat dari prosesor Intel dan GPU dari PowerVR G6430.

screenshot_2015-08-14-14-00-08

screenshot_2015-08-14-13-59-33

Baterai

Dalam segi ketahan baterai, smartphone ini bisa dibilang relatif tergantung penggunaan, karena setiap orang berbeda dalam hal pemakaian. Pada saat kami melakukan pengujian dengan menggunakan beberapa media sosial dan game, smartphone ini masih dapat bertahan hingga keesokan harinya yang terisi penuh sebelum jam 6 sore, kemudian kita uji untuk bermain game dan aktifitas media sosial, kemudian esok harinya kami gunakan sewajarnya. Yang perlu diingat adalah, dalam pengujian ini semua koneksi paket data menggunakan jaringan WiFi, jika menggunakan paket data selular akan didapati hasil yang berbeda.

screenshot_2015-08-12-14-56-20

Kelebihan

Dengan prosesor yang powerful dari Intel dan ditambah dengan RAM sebesar 4GB, bukan menjadi masalah bagi Zenfone 2 dalam menjalankan beragam aplikasi. Untuk pengolah grafis pun juga tak bisa dianggap remeh, karena bantuan dari PowerVR G6430, aktifitas bermain game HD pun sudah masuk ke dalam to-do list-nya. Untuk fitur pada kamera juga memuaskan, dengan hadirnya beberapa mode yang lengkap, menjadikan aktifitas memotret lebih menyenangkan dan mudah. Terlebih kita dapat berksperimen dengan mode Manual yang tampilan pengaturannya seperti layaknya pada kamera DSLR profesional.

Kekurangan

Body yang berukuran besar nampaknya akan menjadi kendala tersendiri bagi yang memiliki tangan berukuran kecil. Selain itu, terkadang smartphone ini gampang sekali menjadi panas, meskipun penggunaannya hanya aktifitas biasa seperti penggunaan sosial media, telepon, dan pesan singkat.

Penggunaan sumber daya Zenfone 2 masih tergolong cukup boros namun dalam kewajaran, namun hal ini memang tergantung penggunaan, bila aktivitas menelepon atau penggunaan apliaksi tergolong aktif atau suka bermain game berat maka baterai tidak bisa bertahan dalam sehari, sehingga Anda perlu menyiapkan powerbank untuk berjaga-jaga saat perjalanan atau aktivitas di luar rumah.

Kesimpulan

Sepertinya Asus benar-benar ingin menunjukan tajinya di dunia smartphone dengan menghadirkan bermacam varian untuk seri Zenfone 2 ini. Terlebih kehadiran seri Zenfone 2 ini yang dibanderol dengan beragam harga yang kompetitif dibanding para pesaing dikisaran harga yang sama, dengan beragam spesifikasi sesuai dengan kebutuhan para pengguna. Spesifikasi yang ditawarkan juga tidak bisa dianggap remeh seperti chipset Intel Atom yang sudah memiliki 4 inti dan RAM 2GB untuk varian termurahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here