Persaingan semakin sengit, para produsen smartphone berlomba-lomba menyuguhkan perangkat yang murah, namun dengan fitur melimpah. Tidak hanya merek yang berasal dari Tiongkok saja yang berlomba-lomba memproduksi smartphone murah dengan fitur melimpah, namun juga smartphone buatan lokal juga tidak mau kalah. Seperti pada judul, kali ini giliran Evercoss yang memperkenalkan perangkat smartphone terbarunya, Elevate Y2 Power.

cover-elevatey2power

Bila sebelumnya kita telah membahas dari hasil jepretan dari smartphone Evercoss Elevate Y2 Power, kini kita akan membahas lebih detail alias mengulas atau bahasa kerennya melakukan review smartphone ini. Nah seperti apa kira-kira, langsung aja dah.

Spesifikasi Evercoss Elevate Y2 Power

  • Layar: 5,5 inci IPS dengan resolusi HD 1280×720
  • Jaringan : EDGE, 3G, HSPA, 4G LTE
  • Chipset : MediaTek MT6735 1,3GHz quad core + GPU Mali-T720 MP2
  • Memori: 2GB RAM + 16GB ROM (support micro SD sampai dengan 32GB)
  • Kamera : 13 MP pada bagian belakang dengan autofocus, touch focus, LED flash + 8 megapiksel pada bagian depan, fixed focus
  • Baterai: 6200mAh, non-removable
  • SIM: Dual micro SIM
  • OS : Android 5.1.1 Lollipop
  • Harga: Rp2.350.000

Sebelum kita mengulas Evercoss Elevate Y2 Power ini, kita telusuri apa saja paket penjualan yang disertakan pada perangkat smartphone ini.

IMG_3193

  • Sebuah perangkat smartphone Evercoss Elevate Y2 Power
  • Buku manual penggunaan dan kartu garansi
  • Kepala charger dengan output 2A
  • Kabel USB
  • Kabel OTG
  • Headset
  • Sebuah jelly case atau soft case

Bisa dilihat, paket penjualan yang disertakan oleh Evercoss ini terbilang lengkap karena banyak sekali yang didapatkan, mulai dari headset, soft case, bahkan kabel OTG pun juga di dapat. Kotak atau box dari smartphone ini juga nampak mewah, dengan ukuran besar dan berwarna hitam pekat.

Desain dan Bodi

Pertama kali menggenggam smartphone Evercoss Elevate Y2 Power ini kami teringat oleh salah satu smartphone yang pernah kita ulas sebelumnya, Polytron Zap 6 Power. Dengan ketebalan yang sedikit lebih tipis, smartphone ini juga memiliki bobot yang lebih ringan meskipun mengusung kapasitas baterai yang lebih besar. Selain itu, frame pada smartphone ini juga telah menggunakan bahan metal, yang membuatnya nampak kokoh.

bodi-elevatey2power-0

Pada bagian keempat ujung Evercoss Elevate Y2 Power berbentuk melengkung, menambah kesan elegan pada smartphone ini. Ke sisi belakang, kami mendapatkan smartphone dengan cover corak kayu berwarna coklat dan berteskstur sedikit kasar. Kesan vintage muncul bila cover ini melekat pada smartphone ini, meskipun bukan kayu sungguhan karena cover ini tetap berbahan plastik.

Cover belakang ini tidak dapat dilepas alias mengusung desain uni bodi, sehingga kita akan mendapati sebuah tempat kartu SIM, yang letaknya berada pada sisi bagian kiri. Oh ya Evercoss menerapkan sistem hybrid pada tempat kartu SIM tersebut, jadi salah satunya bisa digunakan untuk meletakkan kartu memori eksternal. Namun bila Anda berencana menggunakan kartu memori tambahan, Anda tidak dapat menggunakan dua kartu SIM sekaligus. Bicara soal kartu SIM, ukuran yang digunakan pada smartphone ini adalah micro SIM, sama seperti kebanyakan smartphone lain yang ada di pasaran.

bodi-elevatey2power-1

Ada satu hal yang menarik perhatian kami saat menguji smartphone ini. Pada bagian depan, hanya nampak satu buah tombol kapasitif yang berada di tengah. Tidak lain adalah tombol untuk mengakses menu, sedangkan tombol kapasitif untuk kembali dan menu lanjutan tidak nampak pada smartphone ini. Sebenarnya kedua tombol tersebut ada, hanya saja Evercoss mendesain tidak nampak menyala seperti tombol menu-nya. Menurut kami ini cukup merepotkan, terutama bagi pengguna awam atau orang tua. Dua tombol kapasitif yang lain tidak nampak yakni tombol back di sebelah kanan dan tombol menu pengaturan lebih lanjut, atau pengaturan tampilan yang terletak di sebelah kiri. Jadi untuk membuka mengakses “recent apps” perlu menahan tombol menu selama 2 hingga 3 detik.

bodi-elevatey2power-2

Di sisi atas kita akan menjumpai sebuah jack audio 3,5mm dan sensor inframerah yang dapat digunakan sebagai remote control. Lalu kita akan mendapati Smart Key yang berjajar dengan tombol power dan tombol volume pada sisi kanan. Sedangkan pada bagian bawah terdapat mikrofon dan port micro USB.

bodi-elevatey2power-3

Layar

Bicara soal layar pada Evercoss Elevate Y2 Power ini mengusung seluas 5,5 inci. Dengan panel IPS dan memiliki resolusi HD 1280×720, Evercoss melapisi layar ini dengan Dragontrail Glass 3 besutan Asahi Glass. Kabarnya pelindung layar yang memiliki ketebalan 1 milimeter ini mampu menahan beban hingga 60 kilogram. Namun meski sudah menggunakan pelindung dari Dragontrail Glass 3, Evercoss tetap menambahkan anti gores pada paket penjualannya.

layar-elevatey2power-0

Selain dilapisi oleh Dragontrail Glass 3, Evercoss juga menyematkan lapisan Oleophobic pada layar Elevate Y2 Power ini. Dimana lapisan ini mampu mengurangi bercak sidik jari yang menempel, saat sedang digunakan, sehingga warna yang dihasilkan tetap tajam. Bahkan saat digunakan di bawah terik matahari masih dapat terlihat dengan jelas. Sekilas bila dalam posisi layar mati, smartphone ini nampak bezelless, namun ketika sudah dinyalakan, kesan bezelless tersebut hilang dan jarak dengan tepian layarnya cukup terasa banyak.

Antarmuka

Seperti kebanyakan smartphone lokal yang beredar saat ini, Evercoss Elevate Y2 Power ini masih menggunakan desain antarmuka bawaan Google Stock. Tidak banyak yang berubah karena Evercoss benar-benar tidak memodifikasinya, hanya saja menambahkan beberapa aplikasi tambahan saja.Tampilan menu utama, menu aplikasi, Quick Settings, bahkan tampilan menu perpesanan tidak jauh berbeda dengan Google Stock.

ui-elevatey2power-0

Namun menurut kami bukan masalah karena kita masih dapat melakukan kustomisasi pada tampilan smartphone ini, menggunakan aplikasi pihak ketiga yang terdapat pada toko digital Google Play Store. Selain itu juga kami malah senang dengan menggunakan desain antarmuka standar Google, karena tidak banyak memakan RAM.

Fitur

Membahas fitur pada Evercoss Elevate Y2 Power, dengan kapasitas baterai yang besar, smartphone ini bisa diguakan sebagai powerbank melalui kabel OTG yang disertakan pada paket penjualannya. Tidak hanya itu saja, kabel OTG tersebut juga dapat digunakan sebagai pembaca flash disk.

fitur-elevatey2power-0

Pada sisi atas smartphone ini terdapat sebuah sensor inframerah yang terletak sejajar dengan jack audio 3,5mm. Fungsinya dapat digunakan untuk mengendalikan peralatan elektronik yang menggunakan sensor inframerah, seperti pendingin ruangan, televisi, DVD player dan masih banyak lainnya. Namun karena Evercoss tidak menyediakan aplikasi remote control bawaan, kita perlu mengunduhnya terlebih dahulu di toko digital Google Play Store.

Kemudian pada sisi samping kanan, kita akan menjumpai tiga tombol fisik, antara lain dua tombol persegi yang merupakan tombol power dan tombol volume, serta sebuah tombol berbentuk bulat atau Evercoss menyebutnya dengan nama “Smart Key”. Tombol ini merupakan tombol pintas untuk mengakses aplikasi kamera secara langsung. Sedangkan bila ditahan selama beberapa detik akan langsug membuka aplikasi perekem suara. Tidak hanya itu saja, Smart Key ini juga bisa digunakan untuk mengambil jepretan foto atau sebagai shutter.

fitur-elevatey2power-1

Ada pesan masuk namun Anda orang yang sibuk, bahkan terkadang sampai lupa bahwa ada pesan masuk atau panggilan tidak terjawab? Tenang saja karena Evercoss Elevate Y2 Power ini juga telah dibekali dengan LED notifikasi yang letaknya berada di sisi akan atas, dekat dengan earpiece. Dalam keadaan default, terdapat tiga warna yang dapat disesuaikan pada menu pengaturan, yakni merah, hijau dan biru Sayangnya saat kami mengguakan aplikasi pengatur LED notifikasi pihak ketiga, kami tidak dapat mengganti warna LED yang muncul, sehingga muncul warna dasar, merah, hijau dan biru.

fitur-elevatey2power-2

Seperti kebanyakan smartphone dengan rentang harga yang sama, tedapat sensor-sensor yang dapat digunakan untuk membuka aplikasi secara cepat. Seperti “double tap to wake” dan gestur dengan bentuk huruf-huruf. Bahkan kita dapat melakukan kustomisasi pada gestur yang ada, misal gestur C yang tadinya digunakan untuk membuka aplikasi kamera dapat diganti dengan aplikasi yang sering kita gunakan, seperti media sosial atau game.

Screenshot_2016-08-06-09-27-56

Selain itu, terdapat fitur Air Gesture, yang mana kita dapat mengendalikan navigasi pada layar smartphone ini, tanpa harus menyentuhnya. Cukup dengan menyapukan gerakan tangan di atas sensor yang letaknya dekat dengan earpiece. Gerakan gestur ini dapat digunakan untuk mengambil foto, mengganti lagu yang sedang diputar, bahkan untuk membuka layar smartphone saat dalam keadaan terkunci.

Screenshot_2016-08-06-09-27-44

Kamera

Beralih ke sisi kamera, terdapat sensor 13 megapiksel pada bagian belakang dan 8 megapiksel untuk kamera depannya. Untuk peletakannya kami merasa sensor kamera bagian belakang ini terlalu ke atas, sehingga nampak kesan yang cukup menonjol. Berbeda dengan kebanyakan smartphone yang rata-rata letaknya sedikit ke bawah. Disampingnya ada dua buah lampu flash LED, sayangnya belum dual tone.

kamera-elevatey2power-0

Aplikasi kameranya juga masih menggunakan bawaan Google Stock, yang mana memiliki tampilan yang sangat simpel. Modenya juga tidak banyak, ada Normal Mode, Live Photo Mode, Motion Track Mode, Panorama Mode, serta Multi Angle View Mode. Sedangkan pada pengaturan lebih lanjut, terdapat mode yang cukup lengkap menurut kami, juga pengaturan continous shoot yang mampu mengambil foto hingga 99 kali dalam satu waktu.

Screenshot_2016-08-06-11-06-45

Kemampuan merekam pada sensor kamera utama mampu mencapai hingga resolusi Full HD 1920×1080. Ada pengaturan time lapse juga yang bisa kita atur jarak waktu pengambilannya, alias interval. Sayangnya, format file video yang dihasilkan masih berupa file 3GP, jadi kami merasa kualitas video biasa saja, tidak ada yang spesial. Untungnya masih ada beberapa pengaturan yang dapat mendukung kegiatan merekam video, seperti EIS (Electronic Image Stabilization).

Screenshot_2016-08-06-11-07-15

Lalu untuk kamera depannya yang mengusung sensor 8 megapiksel ini menggunakan fixed focus alias tidak dapat diatur. Sedangkan untuk hasilnya sendiri, kami mencoba smartphone ini pada saat di dalam dan di luar ruangan, hasilnya nampak berbeda. Selfie di dalam rumah dengan cahaya yang dirasa sudah cukup, hasilnya masih saja nampak noise, bahkan bisa kami katakan cukup banyak untuk noise-nya. Sedangkan untuk selfie di luar ruangan, hasilnya kami merasakan memuaskan, hanya saja warna cenderung sedikit lebih muda.

Screenshot_2016-08-06-11-07-00

Nah bagi yang sudah tidak sabar ingin mengetahui hasil kamera dari Evercoss Elevate Y2 Power ini bisa langsung simak nih.

Untuk hasil yang lain bisa mengujungi artikel kami yang ini: Hasil Foto dari Evercoss Elevate Y2 Power

Multimedia dan Performa

Membahas soal multimedia, Evercoss Elevate Y2 Power ini dibekali dengan speaker yang letaknya berada pada bagian belakang dan berada di bawah dekat dengan logo 4G LTE. Dengan ukuran yang terbilang standar, hasil suara yang dihasilkannya pun kami rasa biasa saja, efek bass dan treble juga terdengar standar.

Untuk pemutar musik, ada aplikasi bawaan Google Music, yang mana aplikasi ini banyak digunakan pada smartphone lokal ataupun smartphone yang tidak memodifikasi tampilan antarmuka mereka. Fitur yang ada pemutar musik ini terbilang cukup membantu karena kita dapat mengatur equalizer. Untuk aplikasi galeri juga menggunakan bawaan Google Stock, yang mana kita tahu memiliki desain yang sangat simpel.

multimedia-performa-elevatey2power-0

Tapi ada satu lagi yang menarik, dimana Evercoss Elevate Y2 Power ini masih terdapat aplikasi Radio FM. Memang sekarang sudah jarang sekali smartphone yang menyertakan aplikasi radio, namun Evercoss masih membenamkan aplikasi ini. Penggunaannya juga masih sama dengan aplikasi radio kebanyakan, yang menggunakan headset sebagai antena pencari frekuensi radio.

Disokong dengan chipset MediaTek MT6735, prosesor pada smartphone ini telah menggunakan prosesor quad core, dengan kecepatan 1,3GHz. Dengan menggunakan prosesor ini kami merasa bahwa performa dari smartphone ini tidak mengecewakan, apalagi telah dibekali dengan RAM sebesar 2GB. Menariknya lagi adalah, berkat menggunakan  antarmuka yang tidak mengalami modifikasi, sisa RAM dari smartphone ini sekitar 1,4GB, sehingga untuk bermulti tasking rasanya sudah lebih dari cukup.

multimedia-performa-elevatey2power-1

Bicara soal memori internal, ROM pada Evercoss Elevate Y2 Power ini berkapasitas 16GB. Sedangkan kapasitas pada memori tersebut yang dapat digunakan sekitar 12GB. Bila masih kurang, masih ada slot micro SD yang menjadi satu dengan slot kartu SIM. Kapasitas yang dapat ditambahkan pada smartphone ini mampu menampung hingga 32GB.

Bicara soal performa kami merasa puas dengan smartphone lokal ini karena saat kami coba memainkan beberapa game berat, kualitas grafis yang dihasilkan mampu berada pada pengaturan high. Seperti contohnya adalah game Asphalt 8: Airborne, Evercoss Elevate Y2 Power ini dapat memainkannya dengan lancar, tanpa mengalamai masalah lagging. Kemudian untuk bermain game Warhammer 40.000: Freeblade, grafis yang disuguhkan juga nampak memukau.

Screenshot_2016-08-05-15-54-21

Screenshot_2016-08-05-16-00-38

Tidak hanya menguji dengan bermain game, namun kami juga menggunakan aplikasi benchmark untuk mengetahui performa sintetis smartphone ini. Antara lain dengan menggunakan aplikasi 3DMark, AnTuTu Benchmark dan beberapa aplikasi yang lain.

multimedia-performa-elevatey2power-2

multimedia-performa-elevatey2power-3

Baterai

Keunggulan dari Evercoss Elevate Y2 Power adalah, kapasitas baterai yang bisa dikatakan besar, yakni 6200mAh. Kapasitas sebesar ini mengingatkan pada smartphone lokal yang telah kami uji sebelumnya, yakni Polytron Zap 6 Power, dimana smartphone ini memiliki kapasitas baterai yang besarnya hampir sama.

baterai-elevatey2power-0

Saat pengujian, untuk penggunaan normal Evercoss Elevate Y2 Power ini mampu bertahan hingga 4 hari. Lalu untuk penggunaan intens seperti bermain game, berseluncur di dunia maya dan mengkses media aplikasi messenger, baterai yang terdapat pada smartphone ini mampu hingga 2 hari. Selain itu juga, saat mengisi dari posisi 0% dan diisi selama 5 menit, smartphone ini dapat digunakan untuk bertelepon selama 2 jam loh.

Meski memiliki kapasitas baterai yang besar, Evercoss juga mendesain smartphone ini untuk mendukung pengisian cepat alias fast charging atau quick charging. Lamanya waktu mengisi dari posisi 0% hingga 100% kami mengukur sekitar 2 jam lebih sedikit, apalagi kepala charger dari paket penjualan smartphone ini memiliki output hingga 2A.

Screenshot_2016-08-06-09-28-15

Dengan mengusung baterai berkapasitas nampaknya membuat Evercoss Elevate Y2 Power ini tebal dan berat dibandingkan dengan smartphone yang ada di pasaran saat ini. Namun saat kami sejajarkan dengan Polytron Zap 6 Power yang sempat kami katakan memiliki bobot berat, Evercoss Elevate Y2 Power ini memiliki ketebalan sedikit lebih tipis dibandingkan Polytron Zap 6 Power. Begitu juga dengan bobotnya, smartphone ini sedikit lebih ringan.

Kesimpulan

Dibanderol dengan harga 2.350.000 Rupiah, Evercoss menawarkan smartphone yang memiliki kapasitas baterai di atas rata-rata, bahkan terbilang sangat besar untuk ukuran smartphone saat ini. Sangat cocok bagi Anda yang bekerja secara mobile dan membutuhkan perangkat smartphone sebagai sarana komunikasi. Apalagi telah mendukung pengisian cepat, tidak perlu menunggu lama untuk dapat menggunakan kembali smartphone ini.

Performa yang disuguhkan juga mirip dengan smartphone dengan rentang harga yang sama, dimana kami rasa sudah cukup memuaskan untuk memenuhi kebutuhan akan hiburan seperti bermain game. Ber-multitasking juga ringan, karena antarmuka pada Evercoss Elevate Y2 Power ini juga tidak mengalami perombakan.

Namun yang menjadi perhatian pertama saat memegang smartphone ini adalah, tidak adanya sensor pemindai sidik jari. Menurut kami sangat disayangkan untuk smartphone dengan kisaran harga 2 jutaan tidak dibekali dengan sensor pemindai sidik jari. Anehnya lagi, soft case yang terdapat pada paket penjualan memiliki ruang kosong di bawah sensor kamera belakang, entah desain soft case smartphone ini memang seperti itu atau bukan kami tidak tahu.

Selain itu, untuk kualitas fotonya kami rasa standar seperti kebanyakan smartphone pada kisaran harga yang sama. Memang saat berada di luar ruangan hasil warna dari kamera utama terbilang tajam, namun saat berada di dalam ruangan meski dengan pencahayaan yang cukup, kami menemukan noise saat melihat hasil akhirnya. Begitu juga dengan kamera depan smartphone ini, saat ada di dalam ruangan meski dengan cahaya yang cukup, noise nya tidak terhindarkan. Untungnya saat mencoba ke luar, hasilnya bisa dikatakan bagus meski warnanya sedikit terlihat muda.

Kelebihan

  • Kapasitas baterai yang besar 6200mAh
  • Bodi dengan frame metal
  • Layar yang berlapiskan Dragontrail Glass 3
  • Adanya LED notifikasi
  • Terdapat Smart Key sebagai akses cepat ke aplikasi kamera dan perekam suara
  • Ada sensor inframerah yang dapat mengendalikan pada perangkat elektronik
  • Free RAM yang terbilang banyak 1,5GB

Kekurangan

  • Tidak adanya sensor pemindai sidik jari
  • Dimensi smartphone yang tebal dengan bobot yang cukup berat
  • Tombol kapasitif yang terlihat hanya tombol menu
  • Format perekaman video masih 3GP
  • Kualitas speaker biasa

Daftar pertanyaan yang sering dilontarkan beserta jawabannya:

Q: Sistem operasi yang digunakan Android versi berapa?
A: Android 5.1

Q: Terdapat sensor sidik jari?
A: Tidak ada

Q: Sudah mendukung pengisian baterai cepat seperti Fast Charging atau Quick Charging?
A: Sudah, lama pengisian dari 0% hingga 100% sekitar 2 jam lebih

Q: Apakah telah menggunakan pelindung layar seperti Corning Gorilla Glass atau sejenisnya?
A: Sudah ada, Dragontrail Glass 3

Q: Sudah mendukung jaringan 4G LTE?
A: Sudah

Q: Berapa sisa RAM pada Evercoss Elevate Y2 Power ini?
A: Sisa RAM sekitar 1,4-1,5GB

Q: Berapa sisa ROM setelah penggunaan sistem?
A: Memori internal yang dapat digunakan sekitar 11GB.

Q: Apakah ada LED notifikasi pada smartphone ini?
A: Ada

Q: Bisa main game virtual reality (VR)?
A: Tidak bisa, karena tidak dilengkapi dengan sensor Gyroscope.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here