Review Polytron Zap 6 Power 4G502, Harga 1 Jutaan dengan Baterai Jumbo...

Review Polytron Zap 6 Power 4G502, Harga 1 Jutaan dengan Baterai Jumbo dan Sensor Sidik Jari

by -
BeritaTeknologi.com

Kebutuhan perangkat smartphone saat ini memang bisa dikatakan sudah menjadi yang utama bagi sebagian orang. Namun dengan semakin sering penggunaan smartphone, pastinya membuat smartphone tersebut tidak dapat bertahan lama, apalagi bila digunakan untuk browsing dan bermain game.

Banyak solusi yang ditawarkan oleh produsen smartphone saat ini, mulai dari menawarkan fitur pengisian cepat seperti fast charging atau ada yang menyebutnya dengan quick charging, ada pula produsen yang menawarkan kapasitas baterai yang sangat besar. Seperti salah satunya adalah produsen lokal Polytron dengan perangkat smartphone buatannya, Zap 6 Power.

cover-zap6power

Dibanderol dengan harga sekitar Rp 1.750.000 smartphone ini kami rasa sudah sangat cukup menunjang kegiatan sehari-hari meskipun masih menggunakan prosesor quad core. Namun yang menjadi keunggulan Polytron Zap 6 Power ini adalah kapasitas baterai yang terbilang besar, yakni 5800mAh. Untuk lebih detailnya, berikut spesifikasi Polytron Zap 6 Power 4G502:

  • Layar: 5 inci IPS dengan resolusi HD 720×1280
  • Dimensi: 148,2 x 74,2 x 10,3 mm dengan berat 206 gram
  • Jaringan : EDGE, 3G, HSPA, 4G LTE
  • Chipset : MediaTekn 6735A quad core 1,3GHz Cortex-A53 + GPU Mali T720-MP2
  • Memori: 2GB RAM + 16GB memori internal (support micro SD)
  • Kamera : 8 megapiksel pada bagian belakang, autofocus, touch focus, dual LED flash + 5 megapiksel pada bagian depan, fixed focus
  • Baterai: 5800mAh, non-removable
  • SIM: Dual micro SIM
  • OS : Android 5.1.1 Lollipop + Fira UI

unboxing-zap6power

Seperti pada judul artikel ini, kita akan mengulas atau melakukan review smartphone Polytron Zap 6 Power ini. Nah sebelum kita bahas lebih jauh, kita cari tahu apa saja paket penjualan dari smartphone ini.

  • Perangkat smartphone Polytron Zap 6 Power
  • Buku panduan penggunaan dan kartu garansi
  • Kepala charger dengan output 2A
  • Kabel USB
  • Headset
  • Tempat kartu SIM
  • Silicon case

Bisa kita lihat bahwa pada paket penjualan smartphone ini ya biasa, mirip dengan smartphone kebanyakan yang ada di pasaran. Hanya saja yang menarik adalah, Polytron masih menyediakan headset pada paket penjualan Zap 6 Power ini. Karena kita tahu bahwa sekarang produsen ternama pun kebanyakan tidak menyertakan headset pada paket penjualan.

Desain dan Bodi

Pada saat pertama kali menggenggam smartphone, kami cukup terkejut karena Polytron Zap 6 Power ini berbalutkan frame dengan bahan metal. Lainnya, kami juga agak kaget akan ketebalan smartphone ini mencapai 1 cm lebih sedikit, yang mana kita tahu smartphone saat ini jarang sekali memiliki ketebalan lebih dari 1 cm. Begitu juga dengan beratnya karena saat kami genggam dan bandingkan dengan smartphone lain, Polytron Zap 6 Power ini lebih berat dari smartphone yang kami bandingkan, saat ditimbang pun smartphone ini memiliki berat sekitar 206 gram.

bodi-zap6power-4

Menggunakan bahan metal membuat smartphone ini nampak kokoh, tapi saat digenggam kami merasa perlu berhati-hati karena saat digenggam smartphone ini cukup licin. Tapi untungnya kekhawatiran tersebut segera hilang, karena seperti yang telah kita tahu bahwa Polytron telah menyediakan silicon case untuk smartphone ini.

Pada bagian belakang kita akan menemukan kamera dengan sensor sebesar 8 megapiksel yang berada di tengah atas. Selain itu ada dual flash LED namun belum dual tone seperti kebanyakan smartphone yang beredar. Di bawahnya ada sensor pemindai sidik jari yang mana menjadi salah satu fitur unggulan smartphone ini. Lalu pada bagian depan ada layar seluas 5 inci dengan resolusi HD, kamera depan 5 megapiksel, sensor proximity dan ear piece. Tombol kapasitif yang terdapat pada Polytron Zap 6 Power ini terpisah dari layar.

bodi-zap6power-2

Oh ya, Polytron Zap 6 Power ini mengusung desain uni bodi, sehingga cover pada bagian belakang tidak dapat dilepas. Untuk memasukan kartu SIM sendiri melalui bagian atas kamera yang bisa dilepas, kemudian memasukan kartu SIM yang ditempelkan pada tempat kartu SIM yang telah disertakan pada paket penjualannya.

bodi-zap6power-1

Satu lagi yang menarik perhatian kami adalah, letak speaker dari Polytron Zap 6 Power letaknya berada pada bagian kiri, yang sangat jarang sekali para produsen smartphone meletakkannya pada posisi tersebut. Karena kita tahu bahwa biasanya letak speaker sendiri berada di sisi belakang bawah atau sisi bawah berjajar dengan port micro USD atau jack audio 3,5mm.

Layar

Seperti yang sudah kami katakan, Polytron Zap 6 Power ini dibekali dengan layar seluas 5 inci dengan resolusi HD alias 720×1280. Sayangnya layar pada smartphone ini tidak dilapisi dengan pelindung semacam Gorilla Glass, untungnya ada lapisan anti gores yang sudah dipasang pada smartphone ini.

bodi-zap6power-3

Yang menarik perhatian kami adalah, bezel pada smartphone ini tergolong tebal, karena masih menyisakan jarak yang cukup lumayan menurut kami. Baik dari sisi samping dan atas menyisakan jarak yang lumayan bila dibandingkan dengan beberapa smartphone direntang harga yang sama.

Antarmuka

Menggunakan desain antarmuka besutan Polytron sendiri, Fira UI, tidak banyak berubah bila dibandingkan dengan bawaan Google Stock. Basis dari Fira UI ini sendiri adalah Android 5.1 Lollipop, hanya saja yang nampak berbeda adalah tidak adanya tombol App Drawer. Tampilan Quick Settings juga tidak banyak berubah, hanya saja untuk notifikasi terpisah dengan cara menggeser ke kiri.

ui-zap6power-0

Tidak banyak yang ditawarkan Fira UI karena tidak disediakannya tema, namun jangan khawatir karena masih ada aplikasi pihak ketiga yang mampu mempercantik tampilan perangkat Polytron Zap 6 Power ini. Pada bagian pengaturan Polytron juga merombak sedikit tampilannya dengan warna yang lebih cerah dengan perpaduan warna hijau dan kuning semu. Tidak banyak yang bisa kami katakan pada desain antarmuka Fira UI ini selain satu kata, yakni “Simpel”.

Fitur

Membahas soal fitur, Polytron membenamkan beberapa aplikasi andalan yang tersedia pada perangkat dengan Fira OS saja. Seperti Fira Store, yang mana dengan menggunakan aplikasi ini kita dapat membeli pulsa internet, voucher game, bahkan untuk membayar token PLN. Untuk voucher game sendiri bisa terbilang lengkap, karena ada Steam, Megaxus, Lyto, Gemscool dan masih banyak lainnya. Jadi tidak perlu jauh-jauh dalam membeli voucher game atau ingin membeli pulsa internet atau token PLN karena cukup dengan beberapa sentuh pada Polytron Zap 6 Power, maka kita akan mendapatkannya.

fira-store

Selain itu yang menarik perhatian kami adalah, adanya fitur Fira TV dimana kita dapat menyaksikan siaran televisi secara langsung melalui perangkat smartphone ini. Tapi metode yang dilakukan aplikasi ini adalah dengan cara melakukan streaming, jadi bila menyaksikan siaran televisi pada Polytron Zap 6 Power ini pastikan menggunakan jaringan WiFi atau kuota paket data Anda tidak dalam kondisi sekarat. Kami menyarankan untuk masuk dengan menggunakan Fira ID untuk dapat mencicipi segala siaran televisi yang disajikan pada aplikasi ini.

fira-tv

Namun menurut kami yang membuat aplikasi dari Fira OS kurang praktis adalah, sebelum menggunakan fitur berbayar atau membeli voucher game atau token PLN, kita diminta untuk memasukan identitas kita, lengkap dengan nomor kartu kredit saat mendaftar melalui Fira ID. Pasti Anda semua bertanya-tanya, untuk apa kartu kredit? Jadi pembelian pada Fira Store ini menggunakan kartu kredit melalui jaringan Fira Pay, padahal di Indonesia sendiri penggunaan kartu kredit hanya terbatas pada kalangan tertentu. Kami rasa bila pembayarannya menggunakan metode seperti melalui pulsa, mungkin memudahkan para pengguna dalam menikmati fitur-fitur dari Fira OS ini.

fira-pay

Untuk fitur lain, kami merasa bahwa smartphone ini bisa dikatakan mirip dengan smartphone dikisaran harga yang sama. Seperti contoh adanya fitur Smart Wake yang mana fitur ini biasa kita kenal dengan fitur gestur. Jadi tidak jauh berbeda dengan fitur gestur pada smartphone lain dengan rentang harga yang sama. Seperti gesture tap dua kali secara cepat untuk menyalakan layar saat dalam keadaan mati atau terkunci. menggambar gestur dengan pola huruf “m” untuk membuka aplikasi pemutar musik, menggambar pola huruf “c” untuk membuka aplikasi dialer, dan masih ada yang lainnya. Namun sayangnya tidak ada pilihan kustomisasi gestur sehingga mau tidak mau pola-pola yang ada tidak dapat diganti untuk membuka aplikasi lainnya.

Screenshot_2016-06-28-10-16-08

Polytron Zap 6 Power juga dilengkapi dengan sensor pemindai sidik jari yang letaknya ada pada bagian belakang, tepat di bawah kamera belakang. Seperti kebanyakan smartphone saat ini, sensor sidik jari ini dapat digunakan untuk mengamankan smartphone ini dari tangan jahil. Langkahnya juga tidak rumit, kita cukup daftarkan sidik jari yang akan digunakan sebagai akses ke smartphone ini. Selain itu juga, dengan adanya pemindai sidik jari ini dapat digunakan untuk mengambil foto, jadi bila ingin ber-selfie tidak perlu repot-repot lagi menekan tombol yang ada pada layar smartphone.

fingerprint-zap6power

Kamera

Membahas sektor kamera Polytron Zap 6 Power dibekali dengan sensor berkekuatan 8 megapiksel pada bagian belakang. Tidak hanya itu saja, ada dua buah lampu flash LED, namun sayangnya bukan dual tone flash LED. Sedangkan untuk kamera depannya, ada sensor sebesar 5 megapiksel untuk menunjang kegiatan selfie Anda.

Beralih ke aplikasi kameranya, Polytron menggunakan aplikasi bawaan dari Google, jadi tidak banyak fitur yang ditawarkan pada aplikasi ini. Mode yang tersedia juga tidak terlalu banyak, antara lain ada normal mode, live photo mode, motion track mode, panorama, serta yang terakhir ada multi angle view mode. Bagi yang mencari mode manual, sayangnya pada aplikasi ini tidak tersedia, hanya bisa mengubah besaran ISO saja. Jadi mau tidak mau ya harus menggunakan aplikasi pihak ketiga bila menginginkan pengaturan manual yang lebih luas dalam pengambilan foto pada smartphone ini.

Screenshot_2016-06-28-10-13-15

Untuk kemampuan merekamnya, tidak ada pengaturan resolusi yang detail pada smartphone ini. Hanya saja menampilkan pengaturan kualitas video dari low, medium, high dan fine. Sedangkan untuk fiturnya, ada Electronic Image Stabilization atau EIS yang dapat mengurangi tingkat getaran saat sedang mengambil video. Fitur lainnya yakni adanya Time Lapse yang dapat diatur jarak waktunya, mulai dari 1 detik hingga 10 detik.

Screenshot_2016-06-28-10-13-33

Soal kualitas fotonya, yang dihasilkan pada Polytron Zap 6 Power ini terbilang biasa saja. Warna yang nampak pada hasil jepretan kamera Polytron Zap 6 Power cukup lumayan untuk kamera sekelas smartphone 1 jutaan. Kecepatan membidiknya juga bisa dikatakan mirip dengan smartphone lain dikisaran harga yang sama. Sedangkan untuk kualitas perekaman video, resolusi yang dihadirkan adalah Full HD alias 1920×1080, tapi yang kami sayangkan adalah, format dari video ini masih 3GP, belum MP4. Sehingga bisa kami katakan kualitas videonya sangat standar. Untuk lebih jelasnya berikut hasil foto dan rekaman video dari Polytron Zap 6 Power.

006

018

Multimedia dan Performa

Berbekal baterai yang besar, yakni 5800mAh, pastinya urusan multimedia bukanlah hal yang menjadi permasalahan besar untuk Polytron Zap 6 Power. Untuk memutar musik atau memutar video bisa diprediksi smartphone ini bisa bertahan lama. Untuk melengkapi lini multimedia, ada beberapa aplikasi yang dipasangkan seperti aplikasi galeri dan pemutar musik bawaan dari Google.

Screenshot_2016-06-28-10-13-54

Bicara soal kualitas suara yang dihasilkan dari speaker ini, suara yang dihasilkan lantang menurut kami, hanya saja pada saat memutar lagu dengan intonasi alat musik yang cukup tinggi seperti bass dari drum, sedikit pecah menurut kami. Efek suara yang dihasilkan juga terkesan datar karena kami sedikit beranggapan dengan letak speaker disisi kiri dengan ukuran yang nampaknya cukup besar ini bisa menghasilkan kualitas suara yang menjanjikan.

Screenshot_2016-06-18-09-10-04

Berbekal chipset dari MediaTek MT6735A yang memiliki prosesor quad core, kami merasakan performa yang setimpal dengan harga yang ditawarkan Potytron Zap 6 Power. Selain itu ada GPU dari Mali T720-MP2 yang digunakan untuk mengolah grafis pada saat bermain game. Untuk RAM, seperti kebanyakan smartphone di pasaran, Polytron Zap 6 Power dibekali sebesar 2GB. Sisa RAM sendiri saat pertama kali kita nyalakan yakni berkisar 1,4GB, namun bila sudah terpasang beberapa aplikasi seperti media sosial dan lainnya haslinya pasti lebih sedikit. Apalagi Fira OS ini tergolong ringan, untuk ber-multitasking pastinya bukan masalah serius untuk smartphone ini.

Screenshot_2016-06-28-08-48-38

Saat dicoba, kami memainkan beberapa game, diantaranya adalah Hitman: Sniper dan Warhammer 40.000: Freeblade. Yang cukup membuat kami terkejut adalah, meski pada bagian intro pada game Hitman: Sniper sedikit patah-patah, Poyltron Zap 6 Power mampu menghadirkan kualitas grafis high pada game tersebut. Hasil serupa kami dapati saat mencoba game Warhammer 40.000: Freeblade. Kami berpendapat bahwa kualitas high didapatkan karena resolusi layar smartphone ini masih HD, jika Full HD sudah beda lagi ceritanya.

Screenshot_2016-06-28-10-30-48

Seperti biasa, kami juga menguji smartphone ini dengan beberapa aplikasi benchmark seperti AnTuTu, Geekbench 3 dan 3DMark, hasil yang diperoleh cukup memuaskan untuk kisaran harga di bawah 2 juta Rupiah, karena memang smartphone ini menyasar kelas low-mid. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat hasilnya berikut ini.

bench-zap6power-0

bench-zap6power-1

Baterai

Beralih pada bagian baterai, seperti spesifikasi yang telah disebutkan di atas Polytron Zap 6 Power ini dibekali dengan baterai berkapasitas 5800mAh. Dengan kapasitas sebesar itu, membuat smartphone ini dapat bertahan selama seharian menurut kami. Apalagi untuk berselancar di dunia maya dan bermain game, pastinya tidak perlu ketakutan kehabisan daya atau membawa powerbank.

bodi-zap6power-5

Kami mencoba untuk bermain game selama sekitar 1 jam lebih, baterai dari Polytron Zap 6 Power hanya berkurang dari 96% menjadi 92% saja. Dalam keadaan standby kami memprediksi bahwa smartphone ini dapat bertahan lebih lama lagi, atau mungkin satu hari lebih menurut kami.

Pada penggunaan normal, seperti mengakses media sosial atau berselancar di dunia maya dan berkomunikasi melalui aplikasi seperti BBM dan kawan-kawannya selama seharian, posisi awal baterai ini yang tadinya 100% pada pagi hari menjadi sekitar 62% persen pada malam hari. Koneksi yang kami gunakan yakni jaringan 4G LTE dan terkadang menggunakan WiFi. Hasil ini bisa saja berbeda karena masing-masing pengguna memiliki kebiasaan yang berbeda-beda.

Screenshot_2016-06-28-10-12-51

Bagi yang bertanya berapa lama untuk mengisi baterai pada Polytron Zap 6 Power ini, kami mencoba dari posisi 0% alias habis sama sekali ke 100% membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Yang patut disayangkan adalah, belum mendukung fitur pengisian baterai cepat alias fast charging. Tapi output daya yang dihantarkan oleh kepala charger bawaan smartphone ini sebesar 2A, jadi cukup mengobati rasa kecewa karena tidak dibekali fitur pengisian daya cepat.

Kesimpulan

Bagi Anda yang membutuhkan smartphone dengan kapasitas baterai yang besar dan dibanderol dengan harga di bawah 2 juta Rupiah, atau lebih tepatnya 1.750.000 Rupiah, Polytron Zap 6 Power sangat kami sarankan untuk dimiliki bagi budget minded user. Apalagi sudah dilengkapi dengan kapasitas baterai yang besar 5800mAh, jaringan 4G LTE dan sensor pemindai sidik jari, adalah nilai tambah dari smartphone ini.

Jika Anda mencari smartphone untuk fotografi, kami kurang menyarankan karena hasil kamera dari smartphone ini biasa saja. Apalagi format file video yang dihasilkan masih 3GP, kualitasnya jauh dengan format MP4. Begitu juga untuk urusan multimedia, speaker dari Polytron Zap 6 Power ini terkesan datar.

Untuk masalah dimensi seperti bobot dari smartphone ini sendiri, kami merasa berat dibandingkan dengan smartphone lain, karena mencapai hingga 200 gram lebih. Selain itu juga ketebalan dari smartphone ini mencapai 1cm lebih, tidak seperti smartphone saat ini yang rata-rata memiliki ketebalan 0,6 hingga 0,7cm. Hal ini kami prediksi karena penggunaan kapasitas baterai yang besar sehingga mengorbankan bobot dan ketebalan smartphone ini. Tapi bagi Anda yang tidak terlalu mempedulikan berat dan ketebalan Polytron Zap 6 Power, hal ini bukanlah suatu hambatan untuk meminang smartphone ini.

Jadi kami merasa smartphone ini cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti browsing, chatting atau mengakses media sosial. Apalagi untuk bermain game kami rasa cukup mumpuni, Polytron Zap 6 Power ini siap menemani aktifitas Anda sehari-hari. Terlebih ada aplikasi Fira TV, untuk mengisi disela-sela waktu pastinya sangat mengasyikkan bisa menyaksikan televisi, tanpa harus ribet mencari situs streaming siaran televisi.

Kelebihan

  • Kapasitas baterai yang besar 5800mAh
  • Bodi dengan frame metal
  • Mendukung jaringan 4G LTE
  • Dilengkapi sensor pemindai sidik jari / fingerprint
  • Penggunaan Fira OS yang tidak memakan banyak RAM
  • Harga tergolong murah melihat performa dan fitur yang ditawarkan

Kekurangan

  • Dimensi smartphone yang tebal dengan bobot yang cukup berat
  • Tidak ada LED notifikasi
  • Format perekaman video masih 3GP
  • Kualitas speaker biasa

Daftar pertanyaan yang sering dilontarkan beserta jawabannya:

Q: Sistem operasi yang digunakan Android versi berapa?
A: Android 5.1 yang dimodifikasi oleh Polytron menjadi Fira OS dengan antarmuka Fira UI

Q: Sudah mendukung pengisian baterai cepat seperti Fast Charging atau Quick Charging?
A: Belum, namun kepala charger dari paket penjualan yang disertakan memiliki output sebesar 2A

Q: Apakah telah menggunakan pelindung layar seperti Corning Gorilla Glass atau sejenisnya?
A: Tidak ada

Q: Sudah mendukung jaringan 4G LTE?
A: Sudah, operator yang didukung antara lain dengan frekuensi FDD 1800MHz dan TDD 2300MHz seperti Indosat Ooredoo, Telkomsel, XL Axiata, Smartfren dan Bolt.

Q: Berapa sisa RAM dari Polytron Zap 6 Power ini?
A: Sisa RAM sekitar 1,4GB

Q: Berapa sisa ROM setelah penggunaan sistem?
A: Memori internal yang dapat digunakan sekitar 10GB.

Q: Apakah ada LED notifikasi pada smartphone ini?
A: Tidak ada

Q: Bisa main game virtual reality (VR)?
A: Tidak bisa, karena tidak dilengkapi dengan sensor Gyroscope.

NO COMMENTS

Leave a Reply