Review Vivo V7+ dengan FullView Display untuk Pecinta Selfie Indonesia

Review Vivo V7+ dengan FullView Display untuk Pecinta Selfie Indonesia

Salah satu produk yang menarik untuk diikuti perkembangannya memang smartphone, di mana smartphone merupakan perangkat yang digandrungi generasi saat ini. Tren perkembangan terbaru pada smartphone adalah layar FullView™ Display atau bezelless yang memang menarik karena menghadirkan perangka tdengan layar lebih luas namun dengan ukurang yang lebih ringkas. Sehingga Vivo pun menghadirkan smartphone terbaru dari Vivo bernama Vivo V7+ di Indonesia dengan layar FullView™ Display serta keunggulan dalam hal swafoto dengan teknologi Clearer Selfie. Kali ini kami akan mengulas ponsel ini dalam berbagai aspek.

Spesifikasi Vivo V7+ (Vivo V7 Plus):

  • Layar 6 Inci IPS resolusi 1440x720px
  • RAM 4GB
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 450, Octa Core 1.8 GHz
  • GPU: Adreno 506
  • Internal Storage/ROM 64GB dengan slot MicroSD yang bisa ditambah sampai 256GB
  • Kamera Depan 24MP, Aperture/2.0
  • Kamera Belakang 16MP
  • Fingerprint Sensor
  • OS: Android 7.1.2 Nougat dengan FuntouchOS 3.2
  • Jaringan : EDGE, 3G, HSPA, 4G LTE
  • Konektivitas : Micro USB, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth v4.0
  • Baterai 3225 mAh
  • Radio FM
  • USB OTG
  • Harga: 4.699.000

Vivo V7+ dipasarkan dalam kemasan kardus putih dengan tajuk Perfect Camera serta tulisan 24MP Clearer Selfie di atas nama produk yang tampak seperti gambar berikut ini:

Kemasan Vivo V7+
Kemasan Vivo V7+

Isi Paket Penjualan:

  • Sebuah unit Vivo V7+
  • Buku Petunjuk Penggunaan
  • 1 Kabel USB microUSB
  • 1 Kepala Charger (output 2A)
  • 1 Soft Jelly Case
  • 1 Sim Ejector
  • 1 Earphone
  • 1 Kartu Garansi
Paket Penjualan Vivo V7+
Paket Penjualan Vivo V7+

Bodi dan Layar

Vivo V7+ memiliki bodi yang ramping dan berkesan premium dengan layar berukuran 6 inci.  Bezelnya tipis sekali hingga bisa dikatakan hampir ‘bezelless’ karena bezellnya hanya berukuran 2.15mm saja. Rasio layar terhadap bodinya kurang lebih 84.4% yang bisa dikatakan hampir memenuhi bagian depan sehingga Vivo ini pun menyebut layarnya FullView™ Display, sedangkan layarnya sendiri memiliki resolusi 1440×720 pixel (HD).

Untuk bodi, smartphone ini memiliki build unibodi dengan eksterior berkesan premium yang slim. Lapisan cover belakang juga tidak mudah kotor dan tidak mudah menyimpan jejak atau bekas jari. Untuk sensor sidik jari ditempatkan di bagian belakang atas yang memudahkan pengguna dalam menggunakannya.

Saat kami sandingkan di samping ponsel 5.5 inci non full display, maka ukuran Vivo V7+ hanya sedikit lebih besar, padahal layar yang ditampilkan Vivo V7+ terasa jauh lebih lega dibandingkan layar 5.5 inci. Bagusnya ponsel ini masih terasa nyaman untuk kita pegang dan tidak terasa terlalu besar dibandingkan ponsel 6 inci yang masih memiliki desain layar dengan bezel konvensional (non bezelless).

Perangkat ini datang dalam 2 pilihan warna yaitu gold dan matte black serta memiliki ukuran tinggi 155.8 mm,  lebar 75.7mm dan berat hanya 165 gram. Dan ketebalan Vivo V7 Plus pun hanya 7.7mm, Anda bisa cek gambar berikut untuk melihat seberapa slim ponsel ini.

Dan sesuai pasar Indonesia, Vivo V7+ pun mendukung penggunaan dua SIM card (GSM serta GSM) dengan jenis Nano-SIM dan Nano-SIM yang memang sudah jamak sekarang ini dan bagusnya Anda pun tidak perlu melepas salah satu SIM untuk menambah microSD (tiga slot).

Memori dan Kapasitas Penyimpanan

Bicara soal memori dan kapasitas penyimpanan, kami akui RAM serta Internal storage yang ditawarkan Vivo V7+  tergolong besar dibanding smartphone-smartphone saat ini yang ada dipasaran dan tentunya menjadi salah satu kelebihan ponsel ini. Selain itu Vivo V7+ memiliki slot  microSD yang terdedikasi (bukan hybrid) sehingga kita bisa menambah kapasitas penyimpanan sampai 256 GB.

Anda bisa melihat penggunaan memori Ram dan internal storage saat kami belum menginstall dan menjalankan aplikasi tambahan, tampak masih ada 50,29 GB ruang penyimpanan yang tersisa dan 1,67 GB tersisa pada RAM.

 

 

Kamera Belakang

Bicara kamera, ponsel Vivo V7+ memang diberi embel-embel perfect camera. Sensor kamera belakang 16 mp dengan teknologi PDAF (Phase Detection Auto Focus) memungkinkan pengambilan foto lebih cepat serta algoritma yang dioptimasi menjanjikan foto berkualitas.

Smartphone ini juga mendukung penggunaan manual bagi Anda yang memahami fotografi dengan baik serta ingin mengambil foto sesuai pengaturan sendiri dengan mengaktifkan mode Profesional.

Untuk mengambil foto, Vivo V7+ juga mendukung pilihan perintah dengan tangan maupun suara selain sentuhan. Dalam hal perekaman video, ada tiga resolusi yang didukung oleh ponsel ini yaitu 1080p, 720p dan 480p.

Anda bisa melihat tampilan user interface aplikasi kamera belakang dan depan Vivo V7+ berikut di bawah ini (klik utk perbesar):

Di bagian atas tombol UI kamera belakang dari sebelah kiri adalah tombol flash, HDR, Live Photo, Pilihan mode pengambilan gambar (Ultra HD, PPT, Professional, Slow, Time lapse) serta yang paling kanan adalah setting di mana kita bisa mengatur tempat atau lokasi penyimpanan foto apakah di memori ponsel atau SD card. Sedangkan di bagian bawah ada tombol Wajah Cantik (Face Beauty), Ambil Foto (Take Photo) serta Video dan apabila di geser ke kiri masih ada tombol Panorama.

Untuk UI Kamera depan di bagian atas, Anda akan melihat tampilan ikon berbeda di bagian atas bila mengaktifkan mode Face Beauty, di mana ikon ketiga yang berbentuk avatar profil merupakan tombol untuk mengaktifkan Portrait Mode, dan di bagian bawah ada tombol Group Selfie, Face Beauty, Take Photo, serta Video. Sedangkan menu Face Beauty sendiri menampilkan 3 pilihan pengaturan yaitu Buffing, Skin tone serta Whitening untuk mengatur seperti apa optimasi foto wajah yang kita inginkan..

Kamera belakang Vivo V7+ juga mampu menghasilkan foto beresolusi 64MP Ultra HD yang bekerja melalui perangkat lunak yang menggabungkan 4 hasil foto 16MP menjadi satu untuk mendapatkan foto yang sangat detail.

Berikut ini adalah hasil kamera belakang Vivo V7+ (klik pada thumbnail utk melihat gambar lebih besar dan teks/caption):

Kamera Depan

Kamera Selfie Vivo V7+ memiliki sensor 24MP yang lebih besar dengan kamera belakangnya.  Mode Portrait yang disertakan pada ponsel ini mampu menghasilkan efek bokeh yang biasa didapati  pada hasil kamera DSLR. Dan pada kamera depan, kita dapat mengaktifkan fitur Face Beauty untuk mendapatkan hasil foto yang lebih baik.  Untuk perekaman video menggunakan kamera depan, resolusi yang didukung adalah 480p, 720p, 1080p sama dengan kamear belakang.

Dalam kondisi dalam ruangan di malam hari dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang, Vivo V7+ mampu mengambil foto dengan jelas dan terang, hanya memang kalau foto diperbesar masih ada tampak sedikit noise yang terlihat.

Penggunaan Portrait Mode memang mampu menghasilkan foto yang tampak lebih menarik dan bekerja dengan baik saat kami tes.

Anda bisa melihat contoh hasil kamera selfie Vivo V7+ pada galeri berikut ini:

Secara singkat kami bisa mengatakan ponsel ini bisa memenuhi kebutuhan fotografi dengan baik secara umum dan menghasilkan efek bokeh untuk foto portrait selfie yang baik, hanya saja kami tidak mendapati efek bokeh di kamera belakang.

Fitur menarik Vivo V7+:

Face Beauty 7.0

Fitur Face Beauty menyediakan pengaturan Buffing, Skin Tone serta Whitening sehingga Anda bisa mengatur seberapa terang, bersih serta tingkat rona warna kulit yang ingin diambil.

Selain itu apabila kita mengaktifkan Face Beauty, di bagian atas juga ada tombol ‘Portrait Mode’ yang bisa menampilkan efek bokeh pada foto Selfie. Anda bisa melihat contoh hasil Face Beauty pada galeri foto hasil kamera depan di atas.

Bahkan ada dukungan fitur facial beauty saat melakukan video chat menggunakan beberapa aplikasi seperti Whatsapp, Line, BBM, Viber, Zalo dan Messenger sehingga penampilan kita lebih teroptimasi dan tampak lebih menarik sesuai pengaturan yang kita inginkan secara realtime.

Live Photo

Salah satu fitur pembeda dari Vivo V7+ untuk kamera adalah adanya fitur Live Photo, bila kita mengaktifkan fitur ini pada saat mengambil gambar maka secara otomatis ponsel ini selain mengambil foto juga merekam video selama beberapa detik supaya Anda tidak ketinggalan momen terbaik. Kemudian Anda bisa menampilkan video singkat tersebut dengan mengetuk dan menekan pada foto tersebut.

Sebagian keunggulan serta kelebihan dari Vivo V7+ bukan terletak pada hardware saja namun juga dari sisi fitur perangkat lunak yang kami bahas berikut ini.

Face Access

Vivo V7+ menawarkan cara baru dalam membuka kunci/unlock ponsel Anda. Selama ini memang penggunaan fingerprint mulai umum, namun fitur unlock dengan wajah belum lah banyak. Namun Vivo V7+ memiiki fitur pengenalan wajah yang mampu mengenali area wajah Anda dan menggunakannya untuk melakukan unlock.

Catatan: Fitur Face Access ini memerlukan update software terlebih dahulu.

Fitur App Clone

Vivo V7+ memiliki fitur yang dirasa penting terutama bagi pecinta social media yang memiliki beberapa akun messaging seperti Whatsapp dapat menjalankani dua aplikasi yang sama dalam perangkat yang sama. Anda bisa mengaksesnya pada menu Settings > App Clone kemudian aktifkan.

Dan setelah mode App Clone aktif, maka ikon desktop akan menampilkan tombol ‘+'(clone)  (tahan lama pada ikon) pada mode edit yang bisa Anda lihat pada screenshot berikut ini:

Setelah klik pada tombol (+) maka Anda bisa mendapati dua aplikasi WA muncul pada layar.

 

Smart Split 3.0

Vivo V7+ memiliki fitur Smart Split versi 3.0 yang memungkinkan kita memiliki 2 tampilan jendela layar sekaligus. Bisa kita bayangkan saat kita lagi nonton Youtube eh tapi kita juga ingin mengetik pesan sms tanpa ingin ketinggalan tayangan, tentu bete ya kalo harus stop dulu. Nah fitur ini bisa dijalankan dengan cara menggeser tiga jari bersamaan pada layar ke bawah untuk menampilkan aplikasi lain. Dan fungsi ini bisa dilakukan pada aplikasi pesan/sms, serta aplikasi lain di antaranya adalah: Facebook, Line, Messages, Viber, WeChat, WhatsApp, YouTube, Video, Play Movies & TV, VLC for Android serta MX Player.

Tampilan Window aplikasi Youtube dan Pesan
Tampilan Window aplikasi Youtube dan Pesan

Game Mode

Bagi Anda pecinta game yang tidak suka terganggu saat sedang fokus main game boleh senang dengan fitur Game Mode pada perangkat ini yang memungkinkan Anda tidak terganggu karena fitur ini akan memungkinkan Anda memblok tampilan floating preview, menolak panggilan masuk atau memungkinkan panggilan telepon berjalan di latar dan kita menjawab panggilan telepon masuk dengan handsfree.

Cara mengaktifkan Game Mode adalah melalui menu Settings kemudian pilih Game Mode dan kemudian aktifkan. Cara lain kita dapat melakukan klik tombol ikon Game Mode pada menu Control Center yang bisa kita tampilkan dari bagian bawah dengan mendrag/menggeser dari bawah layar.

Audio/Music

Selain layar yang aduhai, Vivo pun tidak lupa melengkapi ponsel ini dengan chip audio Hi-Fi dedicated AK4376 yang menjanjikan suara jernih dengan rasio signal-to-noise sampai 115db.

Software/Perangkat Lunak (FunTouch OS)

Salah satu hal yang kamu sukai dari Vivo adalah FunTouch OS menyuguhkan tampilan desain UI yang enak dilihat, simple, rapi dan menarik.

Banyak fitur-fitur penolong yang disediakan seperti akses cepat dengan gerak tangan, lalu one hand mode bagi Anda yang merasa layar agak besar untuk mengetik serta fungsi keyboard yang lebih lengkap.

Vivo tidak menambahkan banyak bloatware tetapi menyisipkan beberapa aplikasi bawaan yang banyak digunakan seperti aplikasi Detik, Facebook, Whatsapp, serta UCBrowser. Ada juga aplikasi Vivo Store yang bisa menjadi alternatif selain Google Play Store bagi Anda yang ingin menemukan dan menginstall aplikasi tambahan. Untuk aplikasi media sosial ada juga CatFiz yang merupakan aplikasi messaging lokal yang sudah terinstall pada perangkat ini, walau mungkin sebagian besar pembaca mungkin belum pernah mendengar maupun menggunakan aplikasi ini.

Berikut ini adalah tampilan home screen default/bawaan dari Vivo V7+ serta tampilan Notifikasi dan Control Center.

Baterai

Vivo V7+ menggunakan chipset Snapdragon 450 yang dibuat dengan proses produksi 14nm yang menjadikan ponsel ini lebih hemat daya.

Saat kami mengisi daya, dari tingkat daya baterai 21% menjadi 76% (penambahan sekitar 55%) memakan waktu selama 1 jam (perangkat dalam kondisi menyala). Dan untuk mencapai 100% dari daya tersisa 21% memakan waktu kurang lebih 1 jam 45 menit.  Kepala charger yang disertakan memiliki putput 5.0 V dengan daya 2A yang memungkinkan charging cukup cepat pada smartphone ini.

Vivo menyediakan fitur penghemat daya yang akan ditampilkan di layar secara otomatis dan menyediakan piilhan bagi kita untuk mengaktifkannya saat daya baterai tersisa sedikit/low. Fitur penghemat daya baterai ini hanya mengaktifkan fungsi utama ponsel sehingga penggunaan baterai akan minim sekali.

Untuk penggunaan standar saja (foto berulang kali, rekam video singkat 1x, telpon beberapa kali singkat, main game sekitar 45 menit, Wifi aktif, tanpa aplikasi perpesanan atau social media seperti WA, FB aktif) Vivo V7+ mampu bertahan selama 1 hari lebih tanpa charge ulang dan hal ini tentunya menunjukkan kalau perangkat ini tergolong hemat daya (penulis mendapati daya baterai masih tersisa sekitar 40% selama 24 jam).

Performa

Vivo V7+ menggunakan chipset OctaCore (delapan inti) buatan Qualcomm yaitu Snapdragon 450 yang memiliki kecepatan clock sampai 1.8Ghz. Performa ponsel ini kami tes menggunakan aplikasi benchmark Antutu, Geekbench 4.0 serta Nenamark 2.0.

Dan skor yang diperoleh pada Antutu sebesar 58917 menunjukkan Vivo V7+ memiliki performa yang tergolong oke, di mana skornya hampir menyamai chipset dari kelas lebih tinggi.

Hasil skor Geekbench 4.0 CPU single core sebesar 767 memang sepertinya tidak terlalu besar, hal ini mungkin dikarenakan clock Snapdragon 450 sebesar 1.8 Ghz, namun hasil skor CPU multicore ponsel ini sebesar 3900 tergolong tinggi, bahkan skor pada kemampuan komputasi (GPU) dari Adreno 506 sebesar 2958 tergolong memuaskan sehingga perangkat ini bisa memainkan game 3D dengan mulus bahkan bisa mengalahkan skor ponsel level flagship dari merek lain.

Untuk performa tampilan 3D, hasil benchmark Nenamark 2.0 dari Vivo 7+ juga menorehkan hasil yang tinggi dengan frame per second tinggi sebesar 60.1 fps.

Anda bisa cek screenshot hasil benchmark Vivo V7+ berikut ini:

Lalu supaya lengkap kami juga melakukan tes bermain game, dan memang terbukti kalau perangkat ini mampu memainkan game-game 3D terbaru secara lancar seperti Asphalt Extreme, Modern Combat 5, serta Injustice. Dan tentunya dengan layar yang lebih luas, memang bermain game terasa lebih nikmat.

Berikut ini adalah screenshot saat kami memainkan game tersebut di atas:

Kelengkapan Sensor:

Vivo V7+ tergolong memiliki kelengkapan sensor yang cukup lengkap, di mana dari total 9 macam sensor hanya ada 2 yang tidak didukung  yaitu sensor tekanan dan sensor suhu. Vivo pun menyertakan aplikasi kompas pada smartphone ini.

Anda bisa melihat tampilan sensor yang tersedia pada Vivo V7+ pada gambar berikut ini.

 

Kesimpulan

Secara keseluruhan Vivo V7+ terbilang oke dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna untuk sebuah smartphone yang hemat daya, memiliki memori/RAM melimpah untuk bermultitasking ria dengan lancar, serta memiliki kapasitas penyimpanan yang besar. Kebutuhan pengguna aplikasi messaging yang memiliki beberapa akun terfasilitasi dengan adanya fitur app clone, sedangkan gamer yang menginginkan layar yang luas juga terpenuhi, lalu dengan adanya teknologi dan fitur fotografi melimpah akan menarik bagi pecinta selfie menjadikan ponsel ini bisa memenuhi kebutuhan berbagai kalangan. Dengan adanya segudang fitur dan kelebihan yang ada, membuat Anda perlu merogoh kocek yang lumayan untuk meminang ponsel ini.

Kelebihan Vivo V7+:

  • Layar yang luas dalam ukuran yang nyaman dipegang di tangan
  • RAM dan Internal Storage yang tergolong besar
  • Fitur Portrait Mode yang menghasilkan foto Selfie dengan efek bokeh yang menarik
  • Terdapat Face Unlock yang masih jarang ada pada kompetitor
  • Berbagai fitur menarik dari FunTouch OS yang melimpah dan berguna seperti Smart Split 3.0, App Clone, dll
  • Baterai Hemat Daya

Kekurangan Vivo V7+:

  • Harga tergolong agak tinggi
  • Efek bokeh/Portrait Mode hanya untuk kamera selfie
  • Saat malam hari, noise masih terlihat pada hasil kamera
  • Kamera belakang agak menonjol di permukaan bodi bagian belakang

NO COMMENTS

Leave a Reply