Smartphone saat ini bisa dikatakan memiliki banyak fitur, untuk menunjang kebutuhan para penggunanya. Tidak hanya dengan performa yang kencang, namun juga fitur multimedia sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi para pengguna smartphone masa kini.

cover-redmi-pro1

Seperti contohnya adalah fitur kamera, yang mana semakin banyak smartphone menonjolkan soal kamera dengan kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata. Salah satunya adalah smartphone dari Xiaomi Redmi Pro, dimana smartphone ini meski masuk pada jajaran Redmi, berani menawarkan kualitas kamera yang sangat mengagumkan.

Spesifikasi Xiaomi Redmi Pro:

  • Layar: 5,5 inci OLED dengan resolusi Full HD 1920×1080
  • Jaringan : EDGE, 3G, HSPA, 4G LTE
  • Chipset : MediaTek Helio X20/X25 deca core 2,1GHz – 2,5GHz
  • Memori: 3GB/4GB RAM + 32/64/128GB memori internal (support micro SD)
  • Kamera : 13 megapiksel pada bagian belakang dan 5 megapiksel dengan f/2.0, autofocus, touch focus, LED flash, stereo + 5 megapiksel pada bagian depan
  • Baterai: 4050mAh non-removable
  • SIM: Dual micro SIM / dual on
  • OS : MIUI 7.3 dengan Android 6.0.1 Marshmallow
  • Harga: Mulai Rp 3.050.000 (per Oktober 2016)

Nah sebelum membahas soal kemampuan kamera yang dihasilkan oleh perangkat ini, kita telusuri lebih lanjut bagaimana performa yang dihasilkan oleh smartphone seharga 3 jutaan ini.

Pertama-tama kita telusuri dahulu paket penjualan yang terdapat pada Xiaomi Redmi Pro.

unboxing-redmipro-0

  • Sebuah perangkat Xiaomi Redmi Pro
  • Sebuah kepala adaptor dengan output 2A
  • Sebuah kabel USB tipe C
  • Kartu garansi, buku panduan dan SIM ejector

Merasa ada yang kurang? Ya, seperti pada umumnya, penjualan perangkat smartphone Xiaomi ini selalu tidak menyertakan headset. Jadi kami sarankan untuk membeli headset tambahan bila Anda senang mendengarkan musik menggunakan headset.

Desain

Xiaomi menggunakan bahan metal pada smartphone Redmi Pro ini. Tidak hanya bagian frame, pada bagian belakang pun juga menggunakan bahan brushed metal. Saat menggenggam pun bisa dikatakan tebal bila dibandingkan dengan perangkat smartphone yang lain. Tidak terlalu tebal, hanya saja entah mengapa saat menggenggam Redmi Pro ini terasa agak berat dan lebih tebal daripada smartphone sejenis.

bodi-redmipro-1

Tidak seperti smartphone pada umumnya, pada bagian belakang biasanya terdapat sensor pemindai sidik jari yang letaknya berada di bawah kamera utama. Namun tidak pada Xiaomi Redmi Pro karena letak sensor tersebut sudah menjadi satu dengan tombol home. Nah pada bagian belakang ini justru terdapat sensor kamera ganda, yang kita tahu biasanya hanya terdapat pada smartphone papan atas.

bodi-redmipro-5

Pada bagian samping kanan terdapat tombol fisik berupa pengatur volume dan tombol power untuk menyalakkan perangkat Xiaomi Redmi Pro, atau menguncinya. Smartphone ini pun mengusung desain unibody, sehingga tidak dapat dibuka pada cover bagian belakangnya. Untuk penempatan kartu SIM berada pada bagian sisi kiri, yang mendukung penggunaan dua kartu SIM dengan jenis micro. Slot kartu SIM tersebut berupa model hybrid, sehingga bila ingin menggunakan kartu memori tambahan tidak dapat menggunakan dua kartu SIM sekaligus.

bodi-redmipro-4

Sisi depan smartphone Xiaomi Redmi Pro terdapat sebuah tombol fisik untuk pintas ke tampilan awal alias home screen, juga menjadi satu dengan sensor pemindai sidik jari seperti yang sudah kita jelaskan di atas. Tombol fisik ini diapit oleh dua tombol kapasitif yaitu berupa tombol back dan tombol untuk mengakses ke menu Recent Apps. Lalu pada bagian atas nya ini terdapat sensor kamera dan ear piece.

Xiaomi sendiri sudah menanamkan USB tipe C pada Redmi Pro yang terletak pada sisi bawah, dekat dengan speaker utama. Sisi atas pada XIaomi Redmi Pro terdapat sebuah sensor infrma merah dan jack auido 3,5mm.

bodi-redmipro-2

Yang patut disayangkan adalah, penggunaan bahan metal pada Xiaomi Redmi Pro ini saat digenggam terasa licin. Apalagi bila telapak tangan Anda mudah berkeringat, sangat tidak nyaman menggunakan smartphone ini. Namun hal ini tentunya dapat disiasati dengan menggunakan case tambahan yang berbahan karet atau plastik.

Layar

Xiaomi Redmi Pro ini menggunakan layar seluas 5,5 inci dengan ketajaman warna yang bisa dikatakan mengagumkan untuk sebuah smartphone dengan harga 3 jutaan. Ketajaman tersebut berkat penggunaan panel OLED, yang kali pertama digunakan oleh Xiaomi pada perangkat smartphone buatannya. Padahal pada Mi 5s dan Mi 5s Plus yang baru saja dirilis masih menggunakan panel IPS.

layar-redmipro-0

Resolusi yang terdapat pada layar Redmi Pro ini adalah Full HD 1080p. Dengan panel OLED dan resolusi yang tinggi, smartphone ini berhasil menyuguhkan kualitas layar yang lebih jernih, dan lebih tajam seperti yang sudah kami katakan. Di bawah terik sinar matahari pun layar dari Redmi Pro ini masih dapat dilihat dengan jelas.

Jarak tepian layarnya dengan sisi samping terlihat menyisakan jarak yang cukup lumayan, jadi Xiaomi Redmi Pro ini tidak bisa dikatakan bezelless. Yang patut disayangkan adalah, Xiaomi tidak melapisi layar smartphone ini dengan pelindung layar. Hal ini pun juga tidak bisa kami pastikan karena belum ada informasi yang akurat mengenai ketahanan dari layar Redmi Pro.

Antarmuka

Bicara soal antarmuka sepertinya tidak perlu dijabarkan panjang lebar lagi, karena Xiaomi selalu menerapkan MIUI sebagai tampilan default seluruh perangkat smartphone buatannya. Tingkat kustomisasi yang beragam, membuat pengguna bebas mengatur atau mendesain tampilan antarmuka yang mereka inginkan.

ui-redmipro-0

Menggunakan Android 6.0 Marshmallow sebagai basis sistem operasi, kami merasa tampilannya memang ciri khas MIUI. Dari beberapa yang kami amati seperti tampilan dari menu dialer dan perpesanan yang dirombak cukup banyak.

Tidak hanya itu saja, seperti smartphone kebanyakan yang ada di pasaran, terdapat tema yang dapat diganti sesuai keinginan pengguna. Melalui aplikasi terpisah, tema tersebut sangat banyak sekali, mulai dari yang tampak sangar hingga kesan feminin pun juga bisa didapat melalui aplikasi tema. Tidak semua tema gratis karena ada yang perlu membelinya menggunakan Mi Credit. Tapi jangan khawatir karena hampir kebanyakan tema yang gratis pun tak kalah keren dibanding dengan tema yang berbayar.

screenshot_2016-10-04-11-21-42-628_com-android-thememanager

Fitur

Membahas fitur dari Xiaomi Redmi Pro, bisa kami katakan smartphone ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti adanya sensor pemindai sidik jari yang dapat digunakan untuk mengamankan perangkat dari tangan jahil. Deteksinya pun terbilang cepat, bahkan dapat memindai secara 360 derajat.

bodi-redmipro-3

Kemudian fitur menarik lainnya adalah Second Space, yang mana fitur ini hanya terdapat pada perangkat Xiaomi yang telah menggunakan MIUI 8. Fitur ini pun bakal menggandakan smartphone Redmi Pro, tapi bukan secara fisik, melainkan menggandakan secara sistem. Jadi bila fitur ini diaktifkan, maka akan dua sistem dan dua home screen yang berbeda. Tentunya bila masih pertama kali diaktifkan, maka sistem yang kedua akan benar-benar nampak baru. Ingin beralih ke sistem semula atau hasil kloningan dari fitur ini dapat berganti secara cepat melalui jendela notifikasi.

screenshot_2016-10-04-11-24-02-682_com-miui-securitycore

Satu lagi fitur yang dibawa khusus untuk MIUI 8 adalah Dual Apps. Fitur ini hampir mirip dengan Second Space, dimana bakal menggandakan, namun kali ini yang digandakan adalah aplikasi bukan sistem seperti Second Space. Jadi misalkan memilih aplikasi berkirim pesan seperti BBM atau LINE, akan terdapat dua aplikasi yang berbeda, sehingga dapat menggunakan dua akun yang berbeda juga.

duaapps-redmipro-0

Sayangnya fitur ini membatasi penggandaan aplikasi hanya satu saja, jadi total aplikasi yang sama hanya ada dua. Bila ingin menghapusnya, cukup menonaktifkan pada menu pengaturan Dual Apps. Tapi perlu diketahui bila menonaktifkan pada aplikasi yang dipilih, maka data-data tersebut akan benar-benar hilang. Saat diaktifkan kembali akan nampak seperti baru lagi.

Xiaomi menanamkan sebuah lampu LED notifikasi yang letaknya berada di sisi kiri earpiece. Dengan adanya lampu LED, kita dapat mengetahui ada pesan masuk atau panggilan tak terjawab tanpa harus menyalakan layar smartphone ini. Warna LED yang dihasilkan mampu kita atur pada pengaturan, seperti warna dasar mulai merah, biru, kuning, hijau, violet, putih dan cyan.

led-redmipro-0

Lalu ada fitur One-handed Mode mirip dengan beberapa smartphone yang sudah pernah kita ulas. Kita pun dapat mengatur besarnya ukuran layar dari mode satu tangan ini, mulai dari 3,5 inci, 4 inci hingga 4,5 inci. Untuk memasuki mode satu tangan ini cukup menggesekan jari dari tombol menu ke sisi kanan menuju tombol kapasitif “back”, atau ke kiri menuju tombol kapasitif “recent apps”. Jadi bukan ditekan tombol menu atau home, melainkan disentuh dan digeser ke kanan atau kekiri.

screenshot_2016-10-04-11-40-19-565_com-android-settings

Kamera

Bagian kamera adalah salah satu keunggulan Xiaomi Redmi Pro ini, karena mengusung dua sensor kamera pada bagian utama atau belakangnya. Sensor kamera belakang ini merupakan buatan Sony IMX 258 sebesar 13 megapiksel untuk bagian utamanya. Sedangkan pada bagian sekunder menggunakan sensor 5 megapiksel buatan Samsung. Untuk ber-selfie ada sensor kamera 5 megapiksel di bagian depan smartphone ini.

bodi-redmipro-0

Pada menu aplikasi kamera yang disuguhkan Xiaomi terdapat mode yang terbilang lengkap, mulai dari Audio, Beautif, Timer, Starighten, Scene, Panorama, Manual dan HHT (Handheld Twilight). Mode tersebut dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan, namun bila masih belum merasa puas, bisa mencoba mode manual yang ditawarkan, untuk pengaturan seperti yang diinginkan.

screenshot_2016-10-04-11-22-01-338_com-android-camera

Soal hasilnya, kami bisa mengatakan Xiaomi Redmi Pro ini berhasil menyuguhkan kualitas foto yang mengesankan untuk sebuah smartphone dengan rentang harga mulai dari 3 jutaan. Warna yang dihasilkan dari kamera ini terbilang tajam dan cerah.

Apalagi dengan memanfaatkan mode Stereo yang mengaktifkan dua sensor kamera belakangnya sekaligus, dapat menciptakan efek bokeh pada hasil foto. Dengan mengaktifkan mode Stereo akan terdapat pilihan bukaan diafragma, mulai dari f/0.95 hingga f/5.6. Setelah mengambil dan menetapkan titik fokus pada objek yang hendak di foto, kita dapat mengatur ulang titik fokusnya pada aplikasi galeri, alias refocusing.

kamera-redmipro-0

Namun yang perlu diperhatikan adalah, hasil foto bokeh dari mode Stereo ini berasal dari pemrosesan secara software, tidak secara utuh berasal dari penggunaan dua lensa. Terkadang pun hasilnya cukup terlihat aneh dan terkesan tidak natural. Tapi tak perlu khawatir karena kami pun cukup puas dengan mode yang dibawakan oleh Xiaomi Redmi Pro ini.

Multimedia dan Performa

Berbekal dengan speaker yang terletak pada bagian bawah, kami merasa suara yang dihasilkan oleh Xiaomi Redmi Pro ini tergolong lumayan. Meski tidak memiliki efek yang spesial, suaranya cukup lantang untuk didengarkan. Untungnya meski sudah dalam posisi volume maksimal, suaranya tidak terdengar pecah sama sekali.

mm-redmipro-0

Performa dari Xiaomi Redmi Pro ini kami katakan justru tidak layak dimasukkan sebagai jajaran Redmi. Kita tahu ya bahwa jajaran tersebut biasanya diisi oleh smartphone dengan spesifikasi yang biasa. Namun pada Redmi Pro ini justru disokong dengan chipset yang ngebut, dari MediaTek MT6797T alias Helio X25. Chipset tersebut pun kami katakan kurang cocok digunakan pada jajaran Redmi, karena memiliki 10 core alias deca core. Oh ya, pada Redmi Pro ini terdapat dua varian prosesor yang digunakan, yakni MediaTek Helio X20 dan X25 yang sama-sama deca core. Hanya saja pada Helio X25 ini memiliki clock yang lebih besar.

screenshot_2016-09-24-11-43-34-253_com-finalwire-aida64

Kemudian soal RAM Xiaomi Redmi Pro ini juga terdapat dua varian berbeda, yang mana menggunakan sebesar 3GB dan 4GB. Bagi Anda yang haus akan performa, mungkin dengan RAM 4GB bisa menjadi pilhan. Sedangkan perangkat yang kami dapatkan berbekal RAM sebesar 3GB.

Penggunaan MIUI kita tahu cukup memakan RAM karena fitur yang disediakan pun melimpah. Dengan RAM 3GB dan telah dipasang beberapa aplikasi untuk mengkases media online dan beberapa game serta aplikasi setidaknya masih menyisakan RAM sekitar 1,5GB hingga 1,8GB.

perf-redmipro-1

Dengan spesifikasi di atas, bukan masalah bagi Redmi Pro untuk menjalankan aplikasi yang berat. Untuk bermain game pun kami rasa tidak ada kendala yang berarti, karena dengan resolusi tinggi pun smartphone ini masih sanggup menjalankan game HD dengan lancar.

game-redmipro-0

game-redmipro-1

Hanya saja kami merasa Xiaomi Redmi Pro ini sangat cepat terasa panas saat sedang digunakan. Terutama saat aktivitas berat seperti bermain game. Kemungkinan ini imbas menggunakan prosesor deca core dari MediaTek Helio X25. Hal ini pun mengingatkan kami pada perangkat Xiaomi Note 2 yang pernah kami bahas, dimana menggunakan chipset Helio X10.

Menggunakan chipset ngebut yang memeiliki 10 core ini Xiaomi Redmi Pro berhasil menorehkan angka hingga 90 ribu poin lebih pada pengujian menggunakan aplikasi AnTuTu Benchmark. Angka tersebut pun biasanya diperoleh oleh smartphone kelas high-end dengan harga yang tidak murah. Namun dengan Xiaomi Redmi Pro ini kita dapat mencapai skor tersebut.

sensor-redmipro-0

sensor-redmipro-1

Xiaomi Redmi Pro ini juga dibekali dengan sensor yang cukup lengkap untuk menunjang aktifitas sehari-hari ataupun untuk memenuhi kebutuhan hiburan. Seperti adanya sensor gyroscope yang digunakan untuk memutar video 360 derajat atau memainkan game virtual reality. Lalu juga ada sensor magnetic dan sensor oreinetasi.

Baterai

Untuk asupan daya, Xiaomi menanamkan Redmi Pro dengan baterai berkapasitas 4050mAh. Kapasitas tersebut pun cukup mumpuni untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Hanya saja yang menjadi kendala saat kami menggunakan Xiaomi Redmi Pro ini adalah terasa lumayan boros bila dibandingkan dengan smartphone sejenis dengan kapasitas baterai yang sama besarnya. Hal ini pun kami perkirakan karena penggunaan chipset MediaTek Helio X25 dengan prosesor 10 core-nya.

batt-redmipro-0

Bahkan saat kami mengganti pada mode “Balance” yang mana performanya sedikit menurun dari mode “Performance” masih saja terasa boros. Screen on time yang dihasilkan oleh Redmi Pro ini sekitar 5 hingga 6 jam.

Kejadian ini juga terjadi pada perangkat yang sudah kita ulas sebelumnya, Xiaomi Redmi Note 2 dengan chipset Helio X10, Smartphone tersebut pun juga terasa lebih boros bila dibandingkan dengan chipset yang lain. Jadi kami sarankan untuk berjaga-jaga membawa Powerbank agar tidak kehabisan baterai saat Redmi Pro ini sedang digunakan.

Untungnya pengisian baterai pada Xiaomi Redmi Pro ini tergolong cepat karena memiliki kepala charger dengan output sebesar 2A. Dari posisi baterai kosong hingga terisi penuh, kami mengukur lamanya sekitar 2,5 jam hingga 3 jam.

Kesimpulan

Seperti tradisi Xiaomi, mereka selalu menghadirkan smartphone terjangkau dengan spesifikasi yang sangat menggiurkan. Contohnya adalah Redmi Pro ini yang dibekali dengan prosesor deca core dari MediaTek Helio X20/Helio X25. Harganya pun terjangkau untuk sekelas smartphone dengan performa yang menjanjikan, yaknni mulai dari 3 juta Rupiah untuk yang mengusung RAM sebesar 3GB.

Apalagi ditambah dengan adanya dua sensor kamera belakang yang dapat dikreasikan untuk menghasilkan efek foto bokeh, dengan menggunakan mode Stereo. Hasil kameranya pun terbilang mumpuni untuk sekelas smartphone mainstream saat ini. Sayangnya pada penggunaan mode Stereo terkadang hasil fokus atau refocus tampak kurang maksimal dan terlihat tidak natural. Serta saat digunakan pada malam hari hasil kamera Xiaomi Redmi Pro kurang bisa diandalkan.

Layar yang diusung oleh Xiaomi Redmi Pro ini menggunakan panel OLED yang lebih jernih dan tajam bila dibandingkan dengan layar berpanel IPS. Ini juga panel OLED pertama yang digunakan pada smartphone Xiaomi, karena sekelas Mi 5s pun masih menggunakan panel IPS.

Dengan menggunakan prosesor yang ngebut membuat performa smartphone ini berada di atas rata-rata. Namun kami merasa penggunaan chipset MediaTek Helio X20/X25 menjadikan smartphone ini mudah terasa panas saat digunakan beraktivitas biasa. Terlebih digunakan saat bermain game, panas yang dihasilkan lebih terasa lagi. Ditambah penggunaan baterai yang terbilang cukup boros yang diduga berasal dari penggunaan chipset pada Redmi Pro ini.

Desain yang diusung Xiaomi Redmi Pro ini memang keren dan menarik dengan menggunakan bahan metal pada bagian frame. Bahkan pada bagian cover ini juga telah mengadopsi bahan metal juga dengan motif brushed metal alias bercorak garis-garis. Saat digenggam kami merasa smartphone ini licin, meskipun tidak terlalu licin. Hanya saja perlu berhati-hati, terutama pada pengguna yang telapak tangannya mudah berkeringat. Hal ini pun dapat disiasati dengan menggunakan pelindung tambahan yang yang tidak licin.

Kelebihan

  • Layar sudah menggunakan panel OLED
  • Kamera ganda pada bagian belakang
  • Performa di atas rata-rata dibandingkan smartphone dengan kisaran harga yang sama
  • Frame dan bodi metal
  • Harga bersahabat dengan performa yang ditawarkan
  • Adanya LED notifikasi
  • MIUI yang kaya fitur
  • Sensor tergolong cukup lengkap

Kekurangan

  • Mudah terasa panas
  • Hasil kamera dari mode Stereo terkadang nampak tidak natural, serta pada malam hari kurang bisa diandalkan
  • Terasa cukup licin saat digenggam.
  • Layar belum dilapisi pelindung

Daftar pertanyaan yang sering dilontarkan beserta jawabannya:

Q: Sistem operasi yang digunakan Android versi berapa?
A: Android 6.0.1 Marshmallow dengan antarmuka MIUI 8

Q: Apakah telah menggunakan pelindung layar seperti Corning Gorilla Glass atau sejenisnya?
A: Tidak ada pelindung layar

Q: Sudah mendukung jaringan 4G LTE di Indonesia?
A: Sudah, operator yang didukung di Indonesia dengan frekuensi 1800MHz atau 2100MHz seperti Indosat Ooredoo, Telkomsel, dan XL Axiata.

Q: Apakah ada LED notifikasi pada smartphone ini?
A: Ada

Q: Bisa main game virtual reality (VR)?
A: Bisa, karena dilengkapi dengan sensor Gyroscope.

Baca juga: Hasil Kamera Xiaomi Redmi Pro dengan Dual Sensor Kamera Belakang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here