Robin, tapi tidak ada embel-embel Hood di belakangnya, merupakan ponsel pertama dari perusahaan Nextbit yang didirikan oleh mantan pegawai perusahaan-perusahaan gadget dan teknologi ternama yaitu mantan karyawan Apple, Google, HTC, dan Amazon.

ponsel-robin-2

Robin mengandalkan fitur cloud yang terintegrasi dengan baik dengan sistem operasi Android mereka serta memiliki slogan “Smarter. Powerful. Bold.”

robin-ponsel-cloud

Nexbit dimotori oleh 3 orang yaitu Tom Moss, Mike Chan serta Scott Croyle yang semuanya veteran dalam hal bisnis serta teknologi gadget.

pendiri_nextbit

Tom Moss, sang CEO Nextbit merupakan kepala bagian pengembangan bisnis dan rekanan untuk Android sedunia di Google sampai tahun 2010, sedangkan Mike Chan sang CTO merupakan penanggung jawab tim manajemen daya untuk Android di Google. Dan Scott Croyle merupakan mantap desainer perangkat HTC seperti HTC Evo, HTC One M7 dan M8 sehingga kita bisa melihat desain yang berbeda dan keren pada perangkat Robin ini yang bisa Anda lihat pada foto berikut.

ponsel-robin-1

 

Menurut Nextbit, Robin bisa menyesuaikan kebutuhan storage/penyimpanan penggunanya dan bisa mengoptimalkan sisa ruang yang tersedia pada ponsel dengan mempelajari penggunaan aplikasi dan kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan dan bisa secara otomatis memindahkan data yang tidak digunakan ke cloud sehingga data kita tetap tersimpan dan yang sering kita gunakan disimpan di ponsel untuk akses yang lebih cepat.

Ponsel ini juga bisa membackup aplikasi dan foto bila perangkat ini terhubung dengan daya dan koneksi Wi-Fi untuk menghemat daya.

Jadi memang keunggulan dan kelebihan yang ditawarkan Robin adalah manajemen kapasitas penyimpanan yang tersinkronisasi baik dengan cloud yang membuat penggunanya seakan-akan memiliki “kapasitas penyimpanan tak terbatas” dan tidak kuatir akan data mereka.

Kamera yang disertakan pada Robin pun menjanjikan kualitas yang oke punya dengan resolusi 13Mp, dual tone flash serta fitur phase detection autofocus, serta  mampu mengambil foto dalam format RAW.

robin-3

Untuk efisiensi baterai, Robin juga menjanjikan ketahanan baterai yang lama karena CTO mereka, yang bernama Mike merupakan mantan orang yang bertanggung jawab dalam tim manajemen daya di Android, sehingga kita bisa berharap lebih pada manajemen daya Robin yang efisien dan hemat, yang juga sudah mendukung quick charging.

Bahkan uniknya Robin datang dengan bootloader unlock serta driver open source sehingga kita dapat menggunakan ROM Cyanogen atau Rom apapun tanpa takut kehilangan garansi.

Saat ini Robin masih dalam proses pengembangan, dan rencana akan dikirimkan pada awal tahun 2016 pada pembelinya melalui situs Kickstarter.

Harga Robin sendiri ditawarkan dari 300 USD sampai 399 USD dengan paket berbeda di Kickstarter.

Spesifikasi Robin:

  • Prosesor: Snapdragon 808
  • Memori: 3GB RAM / 32 GB onboard / 100 GB online
  • Layar: 5.2” IPS LCD 1080p
  • Kamera belakang: 13MP with phase detection autofocus, dual tone flash
  • Kamera depan: 5MP
  • Baterai: 2680 mAh
  • Dual front facing stereo speakers
  • Fingerprint sensor
  • NFC
  • Quick charging
  • Bluetooth 4.0 LE
  • WiFi A/B/G/N/AC
  • GSM 850/900/1800/1900
  • WCDMA 850/900/1800/1900/2100
  • LTE Bands 1/2/3/4/5/7/8/12/17/20/28
  • Dimensions: 149mm x 72mm x 7mm
  • GPS enabled

Anda ingin memesan Robin ?  Silakan klik link berikut: Robin di Kickstarter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here