You are currently viewing Samsung Hentikan Produksi Galaxy Note 7 dan Tidak Akan Dijual Lagi

Masalah yang menerpa Samsung seakan tak ada habisnya. Pada awal peluncurannya, perangkat Galaxy Note 7 sudah banyak mengalami masalah pada baterai buatannya. Langkah penarikan kembali alias “recall” dilakukan dan hampir 90% lebih konsumen di Amerika Serikat menukarkan perangkat Galaxy Note 7 mereka untuk ditukar dengan versi yang lebih aman.

samsung-galaxy-note-7-00

Namun apa daya, ternyata setelah Samsung mengeluarkan versi aman alias yang sudah di-“recall”, Galaxy Note 7 masih mengalami masalah. Seperti kejadian pada seorang konsumen yang Galaxy Note 7 miliknya mengeluarkan asap saat berada di pesawat di Amerika Serikat. Kemudian milik seorang wanita di Taipei yang juga baru-baru ini terjadi.

Entah apa yang bakal dilakukan Samsung sekarang, namun dari kabar terakhir menyebutkan mereka akan menghentikan produksi perangkat tersebut. Seperti yang dilansir dari Softpedia, Selasa (11/10/2016), kabar ini berhembus dari berbagai penjuru dunia. Tidak hanya di benua Amerika namun di Eropa juga berhembus kabar yang cukup mengejutkan.

Perangkat Samsung Galaxy Note 7 milik Brian Green yang terbakar di pesawat maskapai Southwest (Foto: The Verge)
Perangkat Samsung Galaxy Note 7 milik Brian Green yang terbakar di pesawat maskapai Southwest (Foto: The Verge)

Hal ini diperkuat oleh beberapa toko ritel yang menyatakan telah menghentikan penjualan perangkat Samsung Galaxy Note 7. Seperti contohnya di Amerika, operator seluler T-Mobile yang juga menjual perangkat tersebut secara resmi menyatakan telah menghentikan penjualan Galaxy Note 7.

Jajaran T-Mobile telah melakukan koordinasi kepada karyawan toko ritel mereka untuk tidak melayani konsumen yang hendak membeli Galaxy Note 7. Namun bagi konsumen yang ingin menukar, pihak T-Mobile tidak akan menyediakan ganti perangkat yang sama, namun akan direkomendasikan selain perangkat Galaxy Note 7, atau mengembalikan uang para konsumen secara utuh.

T-Mobile pun tidak sendirian, karena beberapa operator lain seperti AT&T dan Verizon juga melakukan langkah yang sama, tidak akan menjual perangkat Galaxy Note 7 kepada konsumen.

Perangkat Samsung Galaxy Note 7 yang mengeluarkan asap dan terbakar di Taipei
Perangkat Samsung Galaxy Note 7 yang mengeluarkan asap dan terbakar di Taipei

Tidak hanya di Amerika Serikat saja, di Belanda saja penjualan Galaxy Note 7 dengan sistem pre-order terpaksa dihentikan oleh pihak Samsung Belanda, terkait kasus keluarnya asap dan api dari perangkat tersebut. Bahkan di negara asalanya sendiri Samsung telah melakukan penggantian sekitar 85% pada perangkat Galaxy Note 7, yang jumlahnya sekitar 325.000 unit.

Samsung sendiri dikabarkan tidak akan memproduksi kembali perangkat Galaxy Note 7, sampai benar-benar menemukan masalah pada perangkat tersebut. Pekerjaan rumah yang merepotkan sepertinya.

Nandana Dwitiya

Seorang penulis yang selalu tertarik dan kagum dengan perkembangan teknologi (terutama perkembangan hardware komputer). Pengguna perangkat iPhone 5s yang masih setia di iOS 9.0.2 karena bisa di Jailbreak (hahaha). Penggemar game dengan genre RPG dan FPS, saat ini lebih tertarik bermain game pada perangkat komputer dan smartphone. Hobi bersepeda santai dan bermain airsoft gun dengan unit M4

This Post Has One Comment

  1. Hendra Wijaya

    Ada 2 kemungkinan,dr irish scanner atau usb tipe c,kenapa?karena dua fitur tersebut tidak ada di s7 edge dan s7 edge tidak ada masalah tersebut.

Leave a Reply