Kasus smartphone Galaxy Note 7 yang meledak masih terus bergulir. Samsung pun cukup getol dalam menangani permasalahan ini. Termasuk di antaranya adalah menerima laporan terkait dari para pengguna smartphone Galaxy Note 7. Namun siapa sangka, ternyata perusahaan asal Korea Selatan itu mengungkapkan terdapat sebanyak 26 laporan palsu terkait smartphone Galaxy Note 7 meledak yang diterimanya.

galaxy-note-7-without-samsung-logo-3-720x377

Menurut laporan yang dikutip dari ZDnet, sebanyak 26 laporan palsu itu telah dikonfirmasi secara langsung oleh pihak Samsung. Dari 26 laporan tersebut, 12 di antaranya memang terjadi ledakan. Hanya saja, ledakan itu muncul bukan karena kesalahan smartphone Galaxy Note 7. Selain itu, sebanyak 7 kasus tidak bisa ditelusuri karena Samsung tak dapat menghubungi pelapor. Dan yang terakhir, 7 pelapor membatalkan laporannya atau mengaku kalau mereka membuang ponsel Galaxy Note 7 miliknya.

Meski begitu, Samsung memang tak mengubah fakta kalau mereka memang menerima adanya kasus Galaxy Note 7 yang meledak. Termasuk di antaranya adalah 9 kasus di Amerika, 3 kejadian di Korea Selatan, 2 kasus di Perancis, serta masing-masing 1 kasus di beberapa negara seperti Inggris Raya, Kanada, Kroasia, Singapura, Republik Ceko, dan beberapa negara lain.

Samsung saat ini pun telah memulai program penarikan kembali untuk ponsel Galaxy Note 7. Termasuk di antaranya adalah program penarikan kembali yang dilakukan di Amerika Serikat serta Korea Selatan. Bahkan di 11 negara, Samsung telah kembali aktif memasarkan produk Galaxy Note 7 ke pasaran.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here