Microsoft baru saja mengumumkan kalau Satya Nadella adalah salah seorang yang tepat untuk menggantikan Steve Ballmer di pucuk pimpinan perusahaan dan praktis akan tercatat sebagai CEO ketiga dalam sejarah raksasa piranti lunak tersebut.

Satya-Nadella-Sebagai-CEO-Microsoft-Yang-Baru

Dan bahkan sebagaimana rumor yang beredar akhir-akhir ini, Satya Nadella kabarnya telah memperoleh dukungan penuh dari sang ketua Bill Gates yang diharapkan juga bisa bekerja sama dengan CEO yang baru tersebut pada sejumlah proyek ke depannya.

Selain menganggap tidak ada orang yang lebih baik untuk memimpin Microsoft selain Satya Nadella, Bill Gates juga telah menegaskan kalau Satya adalah pemimpin yang sudah terbukti dan teruji berkat keterampilan teknik hard-core, visi bisnis dan kemampuan yang dimilikinya. Terlebih visinya agar teknologi bisa digunakan dan diterapkan ke seluruh dunia adalah persis apa yang dibutuhkan Microsoft sebagai perusahaan memasuki bab berikutnya dari inovasi dan pertumbuhan produk yang lebih luas lagi.

Sedangkan menurut Steve Ballmer yang akan meninggalkan perusahaan sejak pemimpin baru ditemukan kabarnya tak luput turut memberi dukungannya terhadap penunjukkan Satya Nadella sebagai CEO MIcrosoft yang baru untuk menggantikan dirinya dan sekaligus mengharapkan agar Microsoft dapat lebih kuat dan meningkat lagi di bawah kepemimpinan mantan anak buahnya tersebut. Meskipun tak dapat dipungkiri, bahwasanya hal ini adalah saat yang menyedihkan bagi orang yang telah berada di pucuk pimpinan perusahaan selama hampir 13 tahun.

Satya Nadella sendiri bergabung dengan Microsoft sejak tahun 1992 silam dan memiliki sejumlah peran kunci dalam perusahaan. Setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai Executive Vice President of Microsoft’s Cloud and Enterprise group, dalam waktu dekat ini Nadella juga akan segera beralih peran pentingnya menjadi salah satu anggota Dewan Direksi melalui jabatan CEO tentunya.