sumber gambar: majalahict

Pada bulan Desember lalu, Smartfren telah secara resmi mengumumkan penutupan jaringan pada frekuensi 1900 MHz miliknya. Penutupan jaringan tersebut tidak terlalu berdampak pada pelanggan CDMA Smartfren karena masih bisa memakai jaringan di frekuensi 850 MHz. Namun, bagaimana kalau jaringan 850 Mhz juga ditutup?

sumber gambar: majalahict
sumber gambar: majalahict

Pihak Smartfren memang berniat melakukan hal ini. Meski, perwujudan rencana penutupan jaringan CDMA di frekuensi 850 MHz itu belum ditentukan tanggal pastinya. Dengan begitu, jaringan CDMA yang menjadi cikal bakal layanan utama dari Smartfren akan dihilangkan.

Hal ini tentu saja berimbas pada kenyamanan para pengguna layanan CDMA Smartfren. Meski begitu, VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo seperti dikutip dari Kompas Tekno memberikan garansi kepada para pelanggan Smartfren. Munir mengatakan, meski CDMA bakal dihilangkan, pelanggan Smartfren tetap bisa melakukan panggilan suara.

Caranya, mereka akan melakukan migrasi ke jaringan 4G. Dengan begitu, layanan panggilan suara masih tetap bisa dilakukan. Sementara untuk pengguna smartfren, bisa menggunakan VoLTE. Dengan catatan, perangkat yang dipakai haruslah perangkat yang sudah mendukung. Panggilan suara pun bisa dilakukan untuk sesama ataupun antaroperator.

Menariknya, saat ini Smartfren ternyata memiliki jumlah pelanggan jaringan CDMA yang cukup tinggi. Munir mengungkapkan, porsi pelanggan 4G dan CDMA adalah 80 berbanding 20, dengan total pelanggan mencapai 11 juta orang. Selain itu, tidak sedikit pula pelanggan yang masih sama-sama menggunakan jaringan CDMA dan 4G.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here