(kredit: gsmarena.com)

Segmen smartphone gaming kini menjadi bagian yang cukup menarik, mengingat banyak konsumen saat ini yang menyukai bermain game pada perangkat mobile karena game mobile saat ini sudah menawarkan kualitas yang tak kalah dengan game konsol atau PC. Sebagai pioneer smartphone gaming Android, Razer baru-baru ini memperkenalkan smartphone gaming generasi kedua milikya yang bernama Razer Phone 2.

(kredit: gsmarena.com)

Sebagai generasi kedua, tentunya smartphone ini harus membawa peningkatan dari generasi sebelumnya. Razer Phone 2 mengusung layar seluas 5,7 inci dengan panel LCD IGZO, di mana resolusi layar yang diusung adalah QHD dan miliki aspek rasio 16:9. Ini merupakan display yang sangat baik untuk menunjang multimedia. Panel baru tersebut juga membuat layar lebih terang 50%, yakni mencapai 580 nits dari 470 nits pada generasi sebelumnya.

Selain itu, panel layar smartphone ini juga tetap mempertahankan refresh rate variabel hingga 120Hz, yang pastinya sangat memanjakan para gamers. Ini juga mendukung fitur HDR dan DCI-P3 gamut warna yang lebar untuk visual yang lebih baik untuk game dan video.

Tak hanya membawa peningkatan pada bagian display, Razer Phone 2 juga dibekali hardware paling powerful saat ini, yakni chipset Snapdragon 845. Smartphone ini dibekali dengan sistem pendingin ruang uap yang baru, dimana tujuannya agar chipset tidak sampai mengalami throttling termal.

Selain itu, smartphone ini memiliki 8GB RAM yang cepat dan 64GB penyimpanan UFS. Ya, kapasitas penyimpanan internal tidak mendapatkan upgrade ke kapasitas yang lebih besar, dan itu hal yang mengecewakan dari smartphone ini, sejauh ini. Namun ada slot microSD untuk memperluas penyimpanan, tetapi perlu dicatat bahwa itu tidak secepat UFS.

Untuk kapasitas baterai sebesar 4,000 mAh dan sekarang mendukung QuickCharge 4.0+ dan fast Qi wireless charging hingga 15W. Karena mendukung wireless charging, Razer Phone menggunakan bahan kaca untuk panel belakangnya. Selain itu, smartphone ini juga memiliki rating IP67 untuk ketahanan air dan debu.

Hal yang menjadi ciri khas smartphone Razer adalah logo di bagian belakang yang kini adalah RGB backlit dan mendukung Chroma. Razer juga memiliki sepasang USB-C noise canceling headphones yang bisa menyinkronkan pencahayaan RGB juga (aksesori dijual terpisah). Tidak ada headphone jack 3.5mm, tetapi Razer membundel dongle 24-bit DAC dengan telepon.

Terdapat setup dual-kamera di bagian belakang yang kali mengusung sensor gambar baru milik Sony. Sensor gambar utama adalah 12MP yang mendapatkan Dual Pixel AF dan optical image stabilization (OIS) dan memiliki lensa f/1.75 yang cerah. Sementara untuk sekunder ada kamera 12MP dengan lensa telefoto dengan kemampuan optical zoom hingga 2x dan memiliki aperture f/2.6.

Rekaman video 2160p ponsel sekarang naik hingga 60fps dan ada modus slow-mo 1080p @120fps. Untuk kamera selfie sebagian besar tidak berubah, yakni dengan kamera fix focus 8MP, meskipun kamera ini mendapatkan dukungan untuk pengambilan video 1080p pada @60fps.

Untungnya, Razer Phone 2 membawa kembali speaker stereo yang menghadap ke depan. Mereka bersertifikasi Dolby Atmos dan masing-masing ditenagai oleh amplifier khusus. Meski masih menjalankan OS Android 8.1 Oreo, namun perusahaan menjanjikan upgrade OS dalam waktu dekat.

Ada aplikasi baru bernama Cortex yang akan segera dirilis untuk menggantikan Game Booster. Ini akan menawarkan optimasi game per-judul dan penyetelan resolusi, frekuensi gambar dan bahkan clock speed CPU. Pre-order Razer Phone 2 sudah tersedia di pasar AS dengan harga USD 800 atau setara dengan Rp 12 jutaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here