Kasus terbakarnya perangkat smartphone dari Samsung Galaxy Note 7 membuat perusahaan asal Korea Selatan melakukan penarikan kembali pada perangkat tersebut. Bahkan Samsung harus menelan kerugian yang jumlahnya sangat banyak, akibat kasus Galaxy Note 7.

Namun kini ada kabar terbaru mengenai salah satu perangkat Samsung yang juga mengalami kejadian serupa. Seperti yang dilansir dari Digital Trends, Senin (24/10/2016), disebutkan bahwa ada pengguna yang dirahasiakan identitasnya mengatakan bahwa perangkat Galaxy S7 Edge miliknya terbakar belum lama ini.

galaxy-s7-s7-edge

Pengguna tersebut mengatakan bahwa kejadiannya berlangsung saat perangkat smartphone Galaxy S7 Edge miliknya sedang diisi baterainya menggunakan charger pihak ketiga. Laporan tersebut diceritakan oleh salah seorang yang diduga adalah karyawan operator seluler terbesar di Amerika Serikat.

Disebutkan bahwa perangkat Galaxy S7 Edge tersebut merupakan perangkat pengganti atas penukaran Galaxy Note 7. Perangkat tersebut pun masih berumur dua minggu sejak ditukar dari perangkat Galaxy Note 7 pada toko ritel yang dirahasiakan namanya.

Meski masih terkesan tidak dapat dipercaya, pada bulan September lalu perangkat Galaxy S7 Edge juga membawa petaka, dimana tidak hanya terbakar, namun juga meledak. Kejadian ini pun membuat sang pemilik mengalami luka bakar tingkat tiga.

Pihak Samsung sendiri hingga kini belum memberikan tanggapan apapun mengenai kasus terbakarnya perangkat Galaxy S7 Edge yang menimpa salah satu konsumennya. Namun bisa saja kejadian ini merupakan kesalahan pengguna, dimana menggunakan kabel pihak ketiga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here