(Kredit: Phonearena)

Bayangkan jika Anda menggunakan smartwatch Samsung di pergelangan tangan Anda, dan kemudian identitas Anda dapat dengan mudah terverifikasi oleh pembuluh darah. Ya, teknologi tersebut mungkin akan lebih cepat tersedia dari yang Anda pikirkan.

(Kredit: Phonearena)
(Kredit: Phonearena)

Mengutip lapran dari Phone Arena, Sabtu (6/2/2016), Samsung telah mengajukan paten dengan USPTO untuk metode yang mana pembuluh darah atau urat pengguna smartwatch ini digunakan  untuk mengotentikasi identitas orang yang memakai perangkat tersebut.

(Kredit: Phonearena)
(Kredit: Phonearena)

Cara kerjanya, smartwatch pertama kali akan membaca pembuluh darah pengguna, dan menggunakannya untuk membandingkan dengan gambar di masa depan. Teknologi inframerah dapat digunakan untuk menangkap gambar dari pembuluh darah pengguna.

(Kredit: Phonearena)
(Kredit: Phonearena)

Smartwatch tersebut juga dapat digunakan selayaknya kunci, seperti untuk membuka pintu mobil yang terkunci atau pintu kamar hotel, karena teknologi yang ditampilkan dalam pengajuan paten dapat digunakan untuk memverifikasi identitas seseorang. Hal ini juga dapat digunakan untuk otentikasi pembayaran mobile, yang dapat menggantikan fungsi sensor sidik jari atau PIN.

Paten, berjudul “Wearable Device And Method Of Operating The Same,” awalnya diajukan pada bulan Juli tahun lalu. Jika teknologi ini mengesankan seperti diharapkan, itu bisa menjadikan penggunaan denyut nadi jantung di masa depan sebagai cara untuk memverifikasi identitas.

(rez)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here