Seperti yang kita ketahui, sejauh ini Sony membuat smartphone yang cukup baik terutama untuk smartphone di segmen flagship. Namun jelas mereka tidak bisa bertahan ketika bersaing dengan Samsung dan produsen asal China seperti Oppo, Xiaomi, dan lain-lain yang menawarkan harga lebih bersaing. Hal ini juga yang membuat Sony untuk memutuskan mengurangi fokus mereka di pasar AS, China, dan India pada tahun 2016 lalu.

Namun tampaknya Sony dapat mempertimbangkan untuk menarik diri dari lebih banyak pasar, setidaknya menurut laporan dari publikasi teknologi Malaysia, Soya Cincau. Laporan tersebut mengklaim bahwa Sony sebelumnya dengan cepat meluncurkan smartphone baru mereka di pasar Malaysia, tetapi mereka belum meluncurkan sesuatu yang baru sejauh ini.

Menurut registrasi SIRIM yang merupakan badan regulasi di Malaysia, belum ada smartphone Sony yang terdaftar sejak Juli 2018. Perangkat terakhir yang terdaftar adalah Sony Xperia XZ2 Premium, yang masih dipromosikan di situs web Sony Mobile Malaysia meskipun Xperia XZ3 telah diumumkan di IFA 2018 tahun lalu.

Ini tampaknya menjadi situasi yang sama untuk pasar lain di Asia Tenggara, seperti Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia di mana Xperia Z5 adalah smartphone yang ditawarkan di negara-negara tersebut. Meski Sony saat ini belum mengumumkan secara resmi rencana mereka, namun melihat kondisi sekarang tidak mengherankan jika hal tersebut akan benar-benar terjadi. Tentu jika Sony ingin menguasai lagi pasar-pasar yang telah ditinggalkannya, maka perusahaan asal Jepang ini harus melakukan hal yang lebih banyak lagi untuk bersaing dengan produsen lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here