Tiga perusahaan elektronik terkemuka di dunia, Sony corp, Samsung electronics Co, dan Panasonic Corp sepakat untuk bekerja sama untuk mengembangkan kacamata 3D aktif. Penandatanganan kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan standar mutu dari kacamata 3D yang sudah ada saat ini.

Dalam kerja sama tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan penjualan kacamata 3D. Dengan adanya standar yang baku dan tinggi, diharapkan akan dihasilkan kacamata 3D yang berkualitas, yang tentunya akan menghasilkan gambar yang nyata.

Selain itu, kacamata 3D aktif yang saat ini beredar di pasaran tidak berfungsi secara universal. Alat-alat tersebut hanya dapat berfungsi pada televisi atau monitor yang kompatibel. Sehingga para pemiliknya memiliki keterbatasan pada saat menggunakannya.

Kacamata 3D aktif mengonsumsi baterei secara kontinyu. Konsumsi energi tersebut kemudian digunakan untuk memberikan stimulasi kepada mata sehingga gambar yang tampak akan menjadi lebih nyata. Standar ini akan berlaku mulai bulan depan. Standar tersebut mencakup penggunaan infrared, dan fitur bluetooth.

3 COMMENTS

  1. Kacamata SG 3D atau Shutter Glass menurut info yg saya dapatkan merupakan teknologi masa lalu. SG 3D yg yg mash menggunakan teknologi 3D Aktif memiliki banyak efek negatif seperti : radiasi gelombang elektromagnetik, tidak nyaman digunakan karena berat baterai, ketergantungan akan kapasitas baterai pada saat menonton sebuah tayangan dan terganggunya gambar pada saat kepala bergerak karena terputusnya hubungan sensor, serta masalah kesehatan seperti mata lelah, pusing dan mual akibat kedipan yg dihasilkan proses pemisahan gambar pada kacamata.
    Harga SG 3D pun cukup mahal, sekitar 1jutaan per buah, yg artinya setiap penonton harus menyediakan sekian banyak dana untuk dapat ikut menonton, kecuali ingin menonton secara bergantian, karena setiap pembelian 3D TV dengan teknologi 3D Aktif hanya mendapatkan 1 buah kacamata.
    Selain itu gambar pada Full HD 3D TV tersebut juga buram karena efek gambar berbayang dan tumpang tindih.
    Jadi dapat disimpulkan bahwa LG Cinema 3d dengan teknologi 3D Pasif dan FPR jauh lebih unggul. Kacamatanya layaknya kacamata biasa tanpa baterai, tanpa efek samping dengan harga hanya di kisaran 100 ribu, kualitas gambar secara keseluruhan jauh lebih baik, level kedalaman gambar 3D hingga 20 sementara yg lain hanya 10, kualitas gambar Full HD yg lebih terang, tajam dan bersertifikat.
    Tapi hebatnya dengan semua keunggulan tersebut, Harga 3D TV LG lebih terjangkau.

  2. Setuju, dengan komen agan2 diatas… menyaksikan kenikmatan 3D Smart TV gunakan kacamata 3D yang simpel pula dan tidak ngereoptin 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here