Rumor dan bocoran mengenai Nokia 8 sudah bermunculan sejak beberapa bulan yang lalu, dan kini akhirnya HMD global meluncurkan smartphone tersebut sebagai flagship untuk tahun ini. Meluncurnya Nokia 8 juga menjadi tanda bekerjasamanya HMD global dengan dan Carl Zeiss, dimana Nokia 8 dibekali dengan setup dual-kamera Zeiss.

Sudah bisa ditebak jika nilai jual utama pada smartphone ini terletak pada kemampuan fotografi yang dimilikinya. Nokia 8 hadir dengan setup dual-kamera beresolusi 13MP+13MP, yang merupakan perpaduan sensor RGB dan sensor monokrom. Kamera belakang juga dilengkapi dengan fitur laser autofocus dan dual-tone LED flash.

Sementara rincian kamera utama belum diketahui, Nokia 8 juga menawarkan kamera depan beresolusi 13MP. Uniknya, baik kamera depan maupun kamera belakang sama-sama memiliki kemampuan untuk merekam video beresolusi 4K pada 30fps.

Dual-Sight

Karena dibekali dengan kamera depan yang mumpuni, smartphone ini telah memiliki akses khusus untuk live streaming di Facebook atau YouTube. Uniknya, Nokia 8 memiliki fitur “Bothie”, yakni kemampuan merekam video secara simultan menggunakan kamera depan dan belakang, dimana hasil rekaman akan di-split menjadi dua bagian. Bahkan Anda juga bisa menggunakan fitur Bothie ini untuk live streaming di sosial media.

Fitur bothie

Bergeser ke desain, tampaknya HMD global tidak tertarik mengikuti perkembangan desain saat ini, dimana kebanyakan produsen smartphone lain menghadirkan smartphone flagship mereka dengan desain full-screen alias memiliki bezel super tipis. Bisa dilihat bezel bagian atas dan bawah smartphone ini terlihat tebal, dimana desain ini masih mirip dengan Nokia 6.

Nokia 8 memiliki bagian belakang yang melengkung di setiap sisinya, dimana hal tersebut memberikan kesan ergonomis. Bodi smartphone ini terbuat dari aluminium seri 6000 yang terkenal kokoh, serta dipermanis dengan finishing matte dan steel. Terdapat empat pilihan warna yang ditawarkan, yakni Polished Copper, Polished Blue, Tempered Blue, dan Steel.

Nokia 8 Steel

Sementara untuk jeroannya tidak berbeda dari smartphone flagship lain, dimana Nokia 8 ditenagai chipset Snapdragon 835 yang disandingkan dengan 4GB RAM dan 64GB penyimpanan internal yang masih bisa diperluas menggunakan microSD. Nokia 8 memiliki layar seluas 5,3 inci dengan resolusi  2560 x 1440 piksel dan memiliki baterai sebesar 3090mAh.

Nokia 8 Blue

Karena Nokia 8 hanya memiliki rating IP54, jadi smartphone ini hanya tahap terhadap percikan air. Untuk fitur lainnya, smartphone ini memiliki fingerprint pada tombol home USB Type-C, jack audio 3,5 mm dan sudah menjalankan Android 7.1.1 Nougat. Nokia 8 juga dibekali dengan microphone yang menggunakan algorima Nokia Ozo Audio untuk merekam suara surround yang berfungsi juga saat live streaming di sosial media.

Nokia 8 sendiri bakal tersedia pertama kali di pasar Eropa yang kemudian disusul Amerika Latin. Smartphone ini dibanderol 599 Euro atau sekitar Rp9,3 jutaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here