Smartphone ZTE Hawkeye merupakan smartphone yang lahir dari Proyek CSX (Crowd Sourced X), dimana ‘X’ adalah perangkat mobile yang akan dihasilkan dari proyek tersebut. Dalam hal ini, X adalah singkatan dari Hawkeye. ZTE Hawkeye telah diresmikan oleh perusahaan pada ajang CES 2017 dan beberapa fitur utama dari smartphone tersebut menarik untuk dipelajari.

ZTE-Hawkeye

ZTE Hawkeye memiliki fitur eye-tracking berlabel Senseye yang memungkinkan Anda untuk menggulirkan halaman web hanya dengan menggunakan mata Anda. Selain itu, smartphone ini memiliki bodi layaknya “Spider-Man”, dimana Anda dapat meletakan smartphone di permukaan vertikal untuk peggunaan hands-free. Kabar baiknya, hari ini ZTE telah meluncurkan rincian teknis Hawkeye.

Smartphone unik ini mengusung layar seluas 5,5 inci dan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 625 yang dipadukan dengan 3GB RAM dan 32GB penyimpanan internal. Tak ketinggalan, smartphone ini juga memiliki baterai sebesar 3.000mAh dengan dukungan Quick Charge 2.0, USB Type-C, dan fitur dual SIM.

Smartphone ini juga mengusung dual kamera di bagian belakang seperti ZTE Blade V8 dan Blade V8 Pro, dimana salah satunya memiliki sensor 13MP dan satunya 12MP. Kedua kamera tersebut juga akan memiliki optical image stabilization. Namun Anda tak perlu bingung dengan penampakan render smartphone yang memiliki satu kamera, karena perusahaan telah mengkonfirmasi smartphone tersebut memiliki dual-kamera.

Smartphone ini terdaftar di Kickstarter seharga $199 atau setara dengan Rp4 juta. Jika tertarik, Anda bisa mendukung proyek tersebut dan harus dicatat jika proyek tidak dapat mencapai target $500.000 pada tanggal 19 Februari, maka proyek tersebut tidak akan didanai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here