Tahun ini sepertinya menjadi tahun paling apes bagi Samsung, terutama pada divisi smartphone mereka. Rencana Galaxy Note 7 yang digadang bakal menjadi lawan tangguh Apple iPhone 7 tidak berjalan mulus. Lantaran perangkat Samsung ini mengalami masalah pada baterai, yang membuatnya rentan terbakar dan meledak.

galaxy-s8-concept

Setelah kejadian tersebut, kabar yang menggemparkan beredar, dimana Samsung secara resmi mematikan brand “Note” pada jajaran smartphone mereka ke depannya. Lantas bagaimana nasib penerus atau pengganti brand “Note”?

Dikutip dari Korean Herald, Kamis (20/10/2016), disebutkan bahwa pada tahun depan Samsung tidak akan merilis dua smartphone flagship. Sehingga bisa disimpulkan bahwa Galaxy S8 bakal menjadi satu-satunya smartphone papan atas di tahun 2017.

Nampaknya Samsung memetik banyak pelajaran dari perangkat gagal mereka, Galaxy Note 7. Proses produksi yang kurang matang membuatnya ingin fokus pada satu perangkat saja.

galaxy-note-7-terbakar

Setelah dilaporkan mengenai ledakan dan terbakaranya Galaxy Note 7 yang merupakan varian “recall” yang lebih aman, membuat para konsumen bertanya-tanya apakah perangkat dari Samsung ini layak dibeli. Spekulasi bermunculan, seperti salah satunya menyebutkan bahwa produksi Galaxy Note 7 terkesan terburu-buru, karena berencana menjegal perangkat besutan Apple iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

Informasi mengenari Galaxy S8 sendiri masih simpang siur, namun dari beberapa sumber yang didapat, besar kemungkinan bakal mengusung chipset Snapdragon 830 dan Exynos 8895. Menariknya lagi RAM DDR4 yang digunakan oleh perangkat flagship ini mencapai ukuran 8GB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here