intel-dan-samsung

Produsen Integrated Circuit (IC) atau chip yang belakangan berkembang dengan nama System on Chip (SoC), tak terasa sudah dikuasai oleh Intel sejak 1993. Itu memang sebanding dengan prinsip Intel yang selalu mengikuti perkembangan zaman dan terus berinovasi mengembangkan arsitektur SoC terbaru.

Tetapi, mungkin tahun ini sejarah akan berubah. Intel ditempel ketat oleh Samsung yang selalu mengalami kenaikan penjualan. Tabel di bawah ini bisa mewakili bagaimana perbedaan posisi Samsung antara awal karier berbanding tahun lalu.

Screen shot 2017-05-13 at 12.50.04 PM

Maka, dengan kenaikan tersebut tak bisa dipungkiri, banyak para pengamat pemasaran memprediksi bahwa masa emas Samsung sudah dekat. Salah satunya IC Insight yang menilai bahwa Samsung bisa menyalip Intel di quartal 2 tahun 2017.

Screen shot 2017-05-13 at 12.49.55 PM

Tertolong Platform Mobile

Sebenarnya, masa kejayaan Samsung ini merupakan keberuntungan mereka yang sejak awal aktif mengelola arsitektur ARM di platform mobile. Berbeda dengan Intel yang “ketiban sial” sebab belum sempat mengisi pangsa pasar platform ini, banyak produsen lain yang telah mengambil hati para pengguna. Lihat saja dalam tabel, Qualcomm yang tadinya bukan apa-apa, begitu muncul langsung menggebrak sebab tertolong tren pasar platform mobile.

Dengan begitu, rasanya ramalan bahwa Samsung akan mendominasi pasar SoC di tahun ini bukan isapan jempol belaka. Apalagi, Samsung berencana memasarkan SoC buatannya, Exynos ke produsen smartphone di luar merek smartphone Samsung. Hmmm, sepertinya Samsung bakal ekspansi besar-besaran, nih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here