Mobil tanpa supir buatan Baidu melenggang di jalanan kota Beijing, Tiongkok (Kredit: Baidu)

Pada umunya, sebuah kendaraan bermotor dikemudikan oleh seseorang, namun apa jadinya jika sebuah mobil melenggang di jalan raya namun didalamnya tidak ada seorang pun. Terdengar cukup mengerikan bukan, namun tak perlu khawatir karena mobil tanpa awak tidak dikendalikan oleh hantu atau makhluk halus, namun dikendalikan dengan sistem kecerdasan buatan.

Mobil tanpa supir buatan Baidu melenggang di jalanan kota Beijing, Tiongkok (Kredit: Baidu)
Mobil tanpa supir buatan Baidu melenggang di jalanan kota Beijing, Tiongkok (Kredit: Baidu)

 

Raksasa internet asal negeri Tirai Bambu, Baidu juga baru-baru ini diketahui sedang dalam tahap pengembangan mobil tak berawak buatannya. Ikut dalam perlombaan mobil cerdas tak berawak, ini berarti Baidu ikut bersaing dengan raksasa teknologi dunia lainnya. Perusahaan menargetkan, mobil cerdas buatannya bakal resmi melenggang tiga tahun kedepan.

Wakil Presiden senior Baidu, Wang Jing telah melakukan pengujian dua prototipe mobil cerdas buatan mereka di kota Beijing, Tiongkok. Mobil cerdas buatan Baidu dibentuk dari sedan BMW seri 3 Gran Turismo yang telah dimodifikasi dengan dilengkapi peralatan khusus. Perlengkapan yang ditanam pada mobil cerdas termasuk radar laser, beberapa sensor dan kamera, serta software berbasis layanan pemetaan Baidu dan teknologi “deep learning“.

Kedua prototipe mobil cerdas ini sukses pada tahap pengujian di jalan tol kota Beijing. Selain dapat berjalan tanpa menabrak benda di depannya, mobil cerdas ini juga bisa berpindah jalur dan mendahului mobil lain.

Wang menyebutkan, perusahaan berencana memproduksi masal mobil-mobil tanpa sopir ini untuk melayanani rute-rute perjalanan dalam kota layaknya taksi. Perusahaan akan bekerja sama dengan pemerintah untuk menggelar layanan kendaraan publik seperti shuttle service.

Baidu sendiri telah masuk dan menambah daftar panjang perusahaan teknologi kelas dunia yang terjun ke industri mobil cerdas tanpa awak. Sebelumnya ada beberapa perusahaan teknologi dunia yang terjun ke dalam industri ini, seperi Google dan kemudian disusul oleh Samsung.

Apple sendiri juga mengembangkan mobil cerdas tanpa awak, namun perusahaan yang berbasis di Cupertino itu melakukannya secara diam-diam. Entah apa alasan mereka tidak mengungkap secara terang-terangan, mungkin tidak mau dianggap latah mengikuti raksasa teknologi lain.

Saat ini, perushaan telah berdiskusi dengan beberapa perusahaan otomotif, baik yang berasal dari Tiongkok maupun perushaan intetnasional. Namun mereka menolak menyebutkan perusahaan mana saja yang sedang diajak berunding.

Karena mobil cerdas ini menerapkan sistem kecerdasan buatan, kedepanya Baidu berencana menguji mobil tanpa sopir di beragam situasi ekstrim, seperti jalanan sempit, dalam keadaan hujan hingga jalanan bersalju.

(rez/WSJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here