Dalam rangka mengurangi angka pembajakan, terutama pada game digital, banyak pengembang dan penerbit yang bekerja sama dengan Denuvo. Bagi yang belum tahu, Denuvo sendiri menjadi momok menakutkan bagi para gamer bajakan, karena game-game terbaru saat ini telah menggunakan Denuvo sebagai tameng anti bajakan.

Denuvo-bobol

Namun seperti tagline film bertema hacker, Who Am I, “No System Is Safe” adalah gambaran tepat untuk kondisi Denuvo saat ini. Hal ini lantaran salah satu orang yang tidak pernah diduga sebelumnya berhasil membobol sistem keamanan Denuvo, sehingga game yang menggunakan sistem keamanan ini bisa dimainkan secara gratis.

Adalah Voksi, orang yang belum lama ini menemukan celah keamanan pada Denuvo, sehingga game ternama besutan Square Enix, Rise of Tomb Raider dan Just Cause 3 dapat dimainkan secara cuma-cuma. Cracker yang diketahui berasal dari Bulgaria ini kabarnya memanfaatkan celah Denuvo melalui aplikasi Steam. Padahal seperti yang kita tahu, kelompok cracker ternama, 3DM pun angkat tangan membobol sistem keamanan Denuvo pada game-game yang dirilis pada tahun 2016 ini.

Meski begitu, Voksi nampaknya masih perlu bekerja keras karena game non-Steam yang berasal dari Ubisoft UPlay dan EA Origin yang juga menggunakan Denuvo masih belum bisa ditembus olehnya. Jadi besar kemungkinan Voksi menggunakan Steam sebagai bypass ke Denuvo, karena pada game yang dirilisnya selalu diharuskan terhubung dengan akun Steam.

Kira-kira apakah ini pertanda game bajakan akan kembali berjaya kembali? Mengingat kesadaran para gamer sendiri sekarang sudah banyak yang tidak sungkan untuk membeli game original, baik melalui portal Steam, UPlay ataupun Origin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here