Semua orang tentunya sudah tahu tentang kasus smartphone Galaxy Note 7 yang berisiko meledak. Samsung pun sudah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan proses penarikan kembali. Yang menjadi pertanyaan tentunya adalah, apakah kasus ini memengaruhi nilai merek Samsung?

top-brand-samsung

Sebuah kabar terbaru yang dikutip dari Korea Herald menjadi jawaban atas pertanyaan itu. Menariknya, pada kuartal ketiga tahun 2016 ini, Samsung ternyata menjadi brand terbaik di Korea Selatan. Brand Stock memperlihatkan kalau merek Samsung Galaxy memiliki poin tertinggi 912,1, baru diikuti jaringan toko retail E-Mart dan KakaoTalk yang masing-masng mempunyai poin 908,5 dan 903,4.

Laporan lainnya, juga masih dari Korea Herald, memperlihatkan kalau kasus Galaxy Note 7 yang meledak ataupun proses penarikan kembali benar-benar tidak mempengaruhi brand Samsung. Seperti diketahui, sebanyak 90 persen pengguna Galaxy Note 7 mengikuti program recall Samsung.

Laporan keuangan Samsung diperkirakan bakal dalam posisi yang stabil. Lembaga analis pasar FnGuide memperkirakan kalau Samsung akan memperoleh keuntungan mencapai 6,79 miliar USD, berselisih tak begitu jauh yakni 6 persen dari kuartal sebelumnya.

Selain itu, selang dua hari setelah program penarikan Galaxy Note 7, ternyata Samsung berhasil menjual sebanyak 30 ribu Galaxy Note 7 ke pasaran. Informasi ini paling tidak menjadi angin segar bagi Samsung. Terbukti, mereka memiliki konsumen yang benar-benar setia.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here