Sebagian besar teknologi yang kita gunakan saat ini bergantung pada baterai isi ulang, namun terobosan yang melibatkan peran serta jamur yang bisa mengekstrak lithium dan kobalt dari baterai usang yang kita buang bisa bermanfaat untuk mengurangi dampak buruk limbah baterai.

mushroom_battery

Seperti yang dilaporkan Tech Radar, ada sebuah proses baru yang dikembangkan oleh sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Dr. Jeffrey A. Cunningham berharap untuk menghentikan baterai lama terjebak di tempat pembuangan akhir atau bahkan dibakar, karena dengan menggunakan jamur dapat mengekstrak logam.

“Jamur secara alami menghasilkan asam organik, dan asam bekerja untuk mencuci keluar logam,” penjelasan dari Cunningham.¬†“Melalui interaksi jamur, asam dan bubuk katoda, kita dapat mengekstrak kobalt dan lithium yang masih berharga. Kami bertujuan untuk memulihkan hampir semua bahan asli.”

Cunningham mengacu pada Jamur sebagai sumber tenaga yang sangat murah, dan tim tersebut sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke tahap berikutnya dari proses ini, untuk mendapatkan lithium dan kobalt dari asam buatan.

“Kami memiliki ide tentang cara menghapus [mereka], tapi pada saat ini mereka tetap menjadi ide,” kata Cunningham. “Namun, mencari tahu ekstraksi awal dengan jamur adalah langkah yang besar ke depannya.”

Lithium sangat banyak diminati karena kebutuhan baterai di perangkat kita semakin hari semakin tumbuh pesat, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus mencari alternatif dan memecahkan masalah yang timbul akibat limbah, serta menggunakan proses alami yang mengurangi kerusakan lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here