Pemerintah Kota Munich di Jerman kini melakukan transformasi besar-besaran dalam penggunaan teknologi informasi di lingkup pemerintahannya. Mereka pun kini mulai melakukan peralihan dari yang sebelumnya menggunakan sistem operasi Windows dan menggantikannya dengan OS Linux.

OS4-OpenLinux-13-6-main

Untuk proses peralihan dari Windows ke Linux ini, Pemerintah Kota Munich pun membutuhkan dana yang sangat besar. Total uang sebanyak 18 juta USD atau setara 250 miliar rupiah siap digelontorkan untuk menyukseskan program peralihan ini. Dana yang besar ini pun digunakan terkait adanya migrasi 41 aplikasi berbasis Windows yang nantinya akan dijalankan pada platform Linux.

Karyawan Pemerintah Kota Munich sendiri ternyata masih banyak yang menggunakan PC berbasis Windows XP dan Windows 2000. Dikutip dari Softpedia, di antara total 16 ribu karyawan pemerintah kota, 1500 di antaranya masih memakai OS Windows XP dan Windows 2000. Fatalnya lagi, komputer-komputer tersebut digunakan untuk aktivitas yang penting, termasuk di antarnaya adalah monitoring polusi udara.

Meskipun begitu, pihak Pemerintah berkilah kalau data yang tersimpan pada sistem sangatlah aman. Terlebih karena mereka menggunakan mesin virtual untuk melakukan penyimpanan data-data penting tersebut. Ditambah lagi, data-data penting itu juga ditempatkan pada jaringan tertutup, sehingga menutup kemungkinan adanya aksi pencurian data yang dilakukan oleh para hacker.

Migrasi ke OS Linux sendiri sebenarnya sudah mulai dilakukan pada tahun 2013. Mayoritas karyawan Pemerintah Kota Munich sudah banyak yang menggunakan OS Linux serta aplikasi pendukungngnya. Termasuk di antaranya adalah OpenOffice yang dipakai untuk menggantikan keberadaan aplikasi Microsoft Office. Hanya saja, migrasi ini masih belum dilakukan untuk 41 aplikasi penting yang digunakan dalam sistem pemerintahan.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here