Toyota Motor Corp's Kirobo Mini robot is pictured during a photo opportunity after a news conference in Tokyo, Japan, September 27, 2016. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Toyota Motor Corp baru saja meluncurkan robot seukuran telapak tangan dan memiliki mata. Robot tersebut dijuluki Kirobo Mini, yang dirancang sebagai pendamping bayi sintetis di Jepang, di mana angka kelahiran di Jepang mulai menurun karena banyak wanita yang sulit mendapatkan anak.

Toyota Motor Corp's Kirobo Mini robot is pictured during a photo opportunity after a news conference in Tokyo, Japan, September 27, 2016. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
(Toyota Motor Corp’s Kirobo Mini Kredit : REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Anak perusahaan Toyota yang bergerak di bidang non-otomotif bertujuan untuk memanfaatkan tren demografi yang telah menempatkan Jepang di garis depan penuaan antara negara-negara industri di dunia, yang mengakibatkan kontraksi populasi belum pernah terjadi sebelumnya untuk sebuah negara yang tidak berperang, atau dilanda oleh kelaparan atau penyakit.

Toyota Motor Corp's Kirobo Mini robot is pictured during a photo opportunity after a news conference in Tokyo, Japan, September 27, 2016. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
(Toyota Motor Corp’s Kirobo Mini Kredit : REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

“Dia sedikit tertatih, dan ini dimaksudkan untuk meniru bayi yang hanya bisa duduk, dan belum sepenuhnya memiliki kemampuan yang dapat menyeimbangkan dirinya sendiri,” kata Fuminori Kataoka, desain chief engineer Kirobo Mini. Tentu hal tersebut agar dapat menjalin hubungan emosional yang lebih kuat terhadap calon ibu.

Toyota berencana untuk menjual Kirobo Mini, yang bisa mengedipkan mata dan berbicara dengan suara bernada tinggi seperti bayi seharga ¥39.800 (Rp5,1 jutaan) di Jepang dan bakal meluncur tahun depan. Robot ini juga dilengkapi dengan “cradle” yang berfungsi sebagai kursi bayi.

Saat ini Jepang memang dilanda krisis kurangnya populasi yang masuk ke dalam usia produktif. Hal ini diperparah dengan keengganan untuk mengundang imigran untuk meningkatkan populasi usia kerja, namun pemerintah lebih memilih menggunakan robot sebagai pengganti pekerja.

(Toyota Motor Corp's Kirobo Mini Kredit : REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
(Toyota Motor Corp’s Kirobo Mini Kredit : REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Jepang sudah menjadi pengguna utama robot industri. Ini memiliki konsentrasi terbesar kedua setelah Korea Selatan dengan 314 mesin per 100.000 karyawan, menurut International Federation of Robot. Semakin berkembangnya teknologi membuat robot semakin dekat dengan manusia dan tak lagi hanya digunakan di pabrik-pabrik. Sebagian jenis robot telah dipekerjakan di rumah-rumah, kantor, toko-toko dan rumah sakit.

Kataoka mengatakan Toyota memang berinvestasi besar-besaran untuk mengembangkan kecerdasan buatan untuk mobil self-driving, dan melihat Kirobo Mini sebagai batu loncatan untuk robot yang lebih canggih, yang dapat mengenali dan bereaksi terhadap emosi manusia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here