Teknologi diciptakan untuk memberi kemudahan bagi manusia. Itulah yang ada di benak Volvo ketika menciptakan sebuah truk yang didesain bisa memanen tebu secara efisien. Volvo mengklaim, truk ini memiliki sistem steering otomatis yang berperan mengurangi kerugian para petani.

truk pemanen tebu otomatis

Dalam masa panen, Volvo mengatakan kalau para petani biasanya mengalami rugi yang cukup besar. Terutama karena tidak bisa memaksimalkan hasil panen tebu. Di Brazil, para petani harus kehilangan sekitar 4 persen hasi panen per tahun. Kerugian tersebut terjadi karena truk berukuran besar yang melindas tanaman tebu yang masih muda.

Apalagi, pemanenan tebu biasanya dilakukan dengan menggunakan dumptruck yang dikendarai sepanjang kebun. Kesulitan utama dihadapi oleh sopir yang harus memperhatikan kecepatan para pemanen. Namun, semua permasalahan itu bisa terselesaikan dengan truk pemanen tebu yang kini tengah dikembangkan oleh Volvo.

truk pemanen tebu otomatis-1

Truk ini didesain dengan teknologi sopir otomatis yang bisa memanen tebu secara efisien. Sistem pada truk ini dilengkapi dengan dua gyroscope serta GPS sebagai sarana pemetaan. Seorang sopir pun masih tetap bisa memegang kendali, dapat pula memilih untuk menjalankan sistem otomatis.

[embedyt] http://www.youtube.com/watch?v=uOpjtz0Hluo[/embedyt]

Volvo mengatakan kalau teknologi ini berpotensi meningkatkan hasi panen tanpa harus merusak tanah. Kebun satu hektare, diperkirakan bisa panen tebu sebanyak 10 ton per tahun. Lalu, kapan truk ini akan dipasarkan? Tunggu dulu. Untuk saat ini masih dalam tahap pengujian. Kita tunggu saja kehadiran truk ini di pasaran.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here