eSports memang sebuah kegiatan yang terbilang baru dan menjadi aktifitas rutin yang dapat menghasilkan pundi-pundi uang, melalui turnamen game yang diselenggarakan. Mungkin kita tidak asing dengan The International, yang merupakan salah satu ajang kompetisi DOTA 2 paling bergengsi, karena selain peserta yang hadir berasal dari berbagai belahan dunia, hadiah yang ditawarkan pun tak sedikit.

sasha-scarlett-hostyn

Namun seperti yang dilansir dari Mashable, tawaran hadiah yang melimpah tersebut hanyalah untuk para pemain eSports pria. Hal ini pun juga diperkuat oleh catatan Guinness World Records, yang menobatkan Sasha “Scarlett” Hostyn sebagai pemain eSports wanita dengan pencapaian hadiah tertinggi.

Hostyn merupakan wanita asal Kanada yang belum lama ini memenangkan turnamen Starcraft II. Pada ajang tersebut, dirinya meraih hadiah sebesar 144.414 USD atau sekitar 1,9 miliar Rupiah. Angka tersebut pun terbilang jauh lebih kecil dibandingkan salah satu pemain pria DOTA 2, Saahil “UNiVeRsE” Arora. Saahil mendapatkan uang senilai 2.631.245 USD atau sekitar 35 miliar Rupiah.

saahil

Jika dibandingkan memang hadiah pada turnamen game DOTA 2 lebih menjanjikan ketimbang Starcraft II. Namun disini seperti nampak ada gap atau jarak yang terlalu besar antara pemain eSports pria dan wanita. Bahkan bila dibandingkan secara statistik, Saahil bertanding lebih sedikit dari Hostyn, yakni 55 pertandingan dan Hostyn sebanyak 91 pertandingan.

Seharusnya para pemain eSports pria dan wanita ini bisa bersatu dan tidak ada perbedaan, terutama dalam hal pendapatan. Apalagi sekarang banyak wanita yang mimiliki ketertarikan dan bakat dalam bermain game yang juga dimainkan oleh para pria.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here