You are currently viewing Wah, Hati-hati! Yahoo Ketahuan Mengintip Isi Email Para Penggunanya
FILE- This Oct. 17, 2012, photo, shows a sign in front of Yahoo! headquarters in Sunnyvale, Calif. Activist investor Dan Loeb and two other directors nominated by his hedge fund are leaving Yahoo's board after big gains in the Internet company's stock price over the past year. Yahoo is also buying back 40 million shares of its common stock from Third Point LLC, Loeb's hedge fund. Shares hit a 5-year high of $29.83 on Thursday, July 18, 2013. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez, File)

Wah, Hati-hati! Yahoo Ketahuan Mengintip Isi Email Para Penggunanya

Para pengguna layanan email Yahoo nampaknya harus berhati-hati dalam menggunakan akun surat elektronik miliknya. Terlebih ketika dipakai untuk mengirim informasi yang pribadi atau rahasia. Bagaimana tidak, perusahaan tersebut kini diketahui mengintip isi email para penggunanya.

FILE- This Oct. 17, 2012, photo, shows a sign in front of Yahoo! headquarters in Sunnyvale, Calif. Activist investor Dan Loeb and two other directors nominated by his hedge fund are leaving Yahoo's board after big gains in the Internet company's stock price over the past year. Yahoo is also buying back 40 million shares of its common stock from Third Point LLC, Loeb's hedge fund. Shares hit a 5-year high of $29.83 on Thursday, July 18, 2013. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez, File)
kredit: SBS

Bahkan saat ini para pengguna email Yahoo di Amerika Serikat pun beramai-ramai melakukan tuntutan hukum ke pengadilan. Dalam tuntutannya itu, Yahoo dituduh telah melakukan pengumpulan informasi terhadap para pengguna email Yahoo, terutama ketika ada email yang diterima dari pengguna non-Yahoo.

Dalam tuduhannya tersebut, Yahoo dituduh telah mengumpulkan informasi dari sebanyak 275 juta pengguna layanannya. Yahoo pun diduga mengumpulkan informasi seperti halnya pada saat mereka menganggap email yang masuk adalah spam serta malware. Bahkan Yahoo juga dituduh mengintip isi file attachment email.

Tujuan dari pengumpulan informasi yang dilakukan oleh Yahoo itu bukan karena ada permintaan dari pemerintah Amerika Serikat. Tak lain adalah karena iklan. Dugaan ini diperkuat dengan fakta bahwa 79 persen pemasukan Yahoo di tahun 2014 berasal dari iklan.

via Digital Trends

Imam Baihaki

Penulis lepas di BTekno sekaligus pemilik dua handphone Nokia yang suka jalan-jalan.

Leave a Reply