Seorang wartawan dari Shanghai berhasil membuat laporan investigasi yang dilakukannya di pabrik Foxconn. Dalam laporannya tersebut, wartawan itu berhasil menyamar sebagai salah satu pekerja Foxconn yang bertugas untuk merakit iPhone dan 5.


Wartawan Shanghai Evening Post tersebut mengatakan bahwa terdapat ribuan orang yang bertugas untuk merakit iPhone 5. “Menurut perhitungan saya, saya harus mengerjakan setidaknya lima plat iPhone setiap menitnya. Setiap 10 jam, saya harus menyelesaikan 3000 plat belakang iPhone 5,” tulis wartawan tersebut.

Dia menjelaskan bahwa terdapat empat baris produksi dalam proses perakitan tersebut. Masing-masing baris terdiri dari 12 pekerja. “Setiap baris dapat menghasilkan 36 ribu plat belakang iPhone dalam setengah hari, ini sangat mengerikan,” ujarnya.

Dia pun bercerita bahwa diapun akhirnya berhenti bekerja pada pukul 7 pagi. Sebelumnya, mereka diminta untuk berkumpul kembali setelah kerja. “Supervisor berteriak kencang di depan kami, ‘Siapa yang mau beristirahat lebih awal pada jam 5 pagi !? Kita di sini untuk mendapat uang! Ayo bekerja lebih keras’,” jelasnya. Padahal gaji tambahan yang diperoleh sangat minim, yakni 27 yuan (4 USD) untuk dua jam.

(Via Softpedia)

4 COMMENTS

  1. Kalo di Indonesia, untuk pekerja pabrik dibayar USD 4 /2jam udah gede bgt. USD 2 x 7 jam = 14. setara 130 rb per hari. 4 jt an per bulan. Di indonesia dibayar 1.5 jutaan aja banyak yg ngantri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here