Seperti Samsung yang memiliki chipset Exynos dan Huawei yang memiliki chipset Kirin, Xiaomi juga memiliki chipset milik mereka sendiri, yakni chipset Surge S1 sebagagi chipset pertamanya dan diusung oleh Xiaomi Mi 5C. Kini ada rumor yang mengatakan jika perusahaan asal Tiongkok ini akan segera memulai produksi massal chipset Surge S2, yang dikatakan bakal diusung oleh Xiaomi Mi 6C dan Mi 6S.

Seperti yang dilansir Gizmochina, ada rumor terbaru yang mengatakan jika produksi massal chipset Surge S1 akan berlangsung kuartal ketiga 2017 dan Xiaomi Mi 6C bakal dirilis pada kuartal keempat tahun ini.

Sementara menurut rumor mengenai Mi 5C, smartphone tersebut dikatakan akan hadir dengan desain kaca 2.5D yang membuat tampilannya mirip dengan Mi 6. Namun rasio layar dikatakan akan lebih tinggi ketimbang Mi 6. Selain itu, Xiaomi Mi 6C juga bakal memiliki setup dual-kamera dengan konfigurasi 12MP Sony IMX386 sensor CMOS untuk lensa utama dan kamera sekunder 5MP untuk depth of field.

Sementara chipset Surge S2 sendiri bisa berakhir dengan nama Surge X1, dimana chip tersebut akan dibangun menggunakan proses 16nm TSMC. Untuk konfigurasi CPU octa-core akan terdiri dari quad-core Cortex-A73 dan quad-core Cortex-A53. Untuk core yang lebih besar memiliki clock 2.2GHz sementara yang lebih kecil memiliki clock 1.8GHz. Di dalam chipset juga terdapat GPU Mali G71MP8.

Chipset ini memiliki dukungan memori penyimpanan flash memori UFS 2.1 dan RAM LPDDR4. Dengan begitu, chipset tersebut memiliki performa yang setara dengan Kirin 960. Mi 6C sendiri dikabarkan akan memiliki RAM 4GB dan memori penyimpanan seluas 64GB, dimana model tertinggi memiliki RAM 6GB dan penyimpanan 128GB. Menurut kabar tersebut, harga Mi 6C berkisar antara 1999 Yuan hingga 2499 Yuan.

Fitur lain dikatakan pada Mi 6C termasuk 4GB RAM versi storage 64 GB dan lain dengan penyimpanan 6GB RAM + 128GB dan harga adalah tip untuk berada di wilayah 1999 yuan (Rp3,9 jutaan) dan 2499 yuan (Rp4,9 jutaan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here