Tak lama setelah mengumumkan bakal menghadirkan penerus dari Blade A2, ZTE baru-baru ini meluncurkan smartphone entry-level baru yang bernama Blade A3. Smartphone ini meluncur setelah Blade A2S (Blade V7 Plus untuk pasar lain) yang diluncurkan beberapa bulan lalu. Blade A3 diyakini sebagai smartphone ZTE A0616 yang muncul di TENAA beberapa hari yang lalu.

ZTE Blade A3 ditujukan untuk bersaing dengan Xiaomi Redmi 4A dan seri penerusnya, yang mengusung spesifikasi entry-level dan dibanderol dengan harga terjangkau. Smartphone ini bakal mengusung layar seluas 5,5 inci yang tentunya lebih besar dari Blade A2 yang memiliki layar 5 inci. Namun, Blade A3 masih mengusung resolusi yang sama seperti pendahulunya, yakni HD 720p. Anehnya, ZTE Blade A2S memiiki layar 5,2 inci beresolusi FHD yang tentunya lebih tinggi dari Blade A3.

Sementara di jeroannya, smartphone ini mengandalkan prosesor quad-core 1.45GHz yang dipadukan dengan RAM sebesar 2GB dan penyimpanan internal 16GB. Namun ada juga varian yang lebih tinggi dengan RAM 3GB dan penyimpanan internal 32GB. Kedua varian sama-sama memiliki slot microSD hingga 128GB.

Menariknya, smartphone ini dibekali dengan kamera depan 5MP + 2MP dan dilengkapi juga dengan LED flash. Sedangkan untuk kamera belakang beresolusi 13MP yang juga dilengkapi dengan LED flash. ZTE Blade A3 dibekali dengan kapasitas baterai sebesar 3.900mAh yang merupakan peningkatan besar dari Blade A2 dengan baterai 2.500mAh.

Di bagian belakang ada sensor fingerprint di bagian tengah, dan lubang speaker di bagian sudut bawah. Smartphone ini menjalakan OS Android 7.0 Nougat langsung dari kotak dan tersedia dalam pilihan warna Light Blue, Dark Blue, dan Black. Untuk harga, ZTE Blade A3 diperkirakan akan dijual di bawah ¥ 1000 (Rp2 jutaan) saat diumumkan besok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here